Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sesama Jenis Di Batam Yang Viral Di Media Sosial

Pelaku pembunuhan kekasih sesama jenis di Batam Kepri. Foto: Dok. Istimewa
Pelaku pembunuhan kekasih sesama jenis di Batam Kepri. Foto: Dok. Istimewa

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan yang dipicu rasa cemburu terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MY (30) tega menghabisi nyawa mantan pacarnya yang juga sesama jenis, AS (21), setelah mengetahui korban memiliki pasangan baru. Peristiwa tragis ini pun viral di media sosial setelah video kondisi korban beredar luas.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Nongsa, Batam. Dalam video yang beredar, terlihat korban AS tergeletak bersimbah darah di dalam rumah, sementara seorang pria berinisial AB, yang diketahui sebagai pasangan baru korban, tampak berada di depan rumah dalam kondisi berlumuran darah sambil menelepon seseorang untuk meminta bantuan.

Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan tersebut telah direncanakan oleh pelaku sejak pagi hari. MY diketahui sempat mengikuti korban ke sebuah minimarket di kawasan Batu Besar dengan niat untuk melakukan pembunuhan.

“Awalnya tersangka mengikuti korban ke minimarket di kawasan Batu Besar sekitar pukul 08.00 WIB dengan niat untuk membunuh. Namun karena di lokasi ramai warga, niat tersebut diurungkan,” kata Anggoro dikutip melalui detikSumut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah itu, sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku kembali mencari korban setelah melihat korban keluar dari rumah. Dalam perjalanan menuju lokasi, pelaku mengambil kayu yang terdapat paku serta sebuah batu besar yang kemudian digunakan sebagai senjata untuk melancarkan aksinya.

Anggoro menjelaskan bahwa pelaku kemudian mendatangi rumah milik seorang pria berinisial AB di Perumahan Family Dream, Nongsa. Saat itu, korban AS dan AB diketahui sedang berkemas untuk pindah dari tempat tinggal tersebut.

“Tersangka kemudian menuju rumah milik seorang pria berinisial AB yang berada di Perumahan Family Dream. Saat itu korban AS dan AB diketahui sedang berkemas untuk pindah kos,” ujar Anggoro.

Baca juga:  Duduk Menunggu Sahur, 10 Pemuda Di Tanjungbalai Disekap Komplotan Perampok Bersenjata

Karena pintu rumah tidak terkunci, pelaku dengan mudah masuk ke dalam rumah dan bersembunyi di kamar sebelah. Dari tempat persembunyiannya, pelaku mengintip aktivitas korban dan melihat AS sedang berpelukan dengan AB. Pemandangan tersebut memicu emosi pelaku hingga akhirnya memutuskan melakukan pembunuhan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tersangka keluar dari kamar lalu memukul kepala AB menggunakan kayu berpaku sebanyak satu kali hingga kayu tersebut patah,” katanya.

Setelah memukul AB, pelaku kemudian menyerang korban AS menggunakan pisau dapur yang telah disiapkan sebelumnya. Korban ditikam di bagian punggung saat mencoba melawan.

Dalam kejadian tersebut, AB sempat keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Namun, nyawa AS tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai melakukan aksinya, pelaku MY kemudian menyerahkan diri ke Polresta Barelang. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan bahwa motif utama pembunuhan tersebut adalah rasa cemburu. Pelaku diketahui tidak terima setelah mengetahui korban menjalin hubungan dengan orang lain.

“Motifnya karena cemburu. Tersangka sakit hati karena korban diketahui sudah memiliki pasangan baru,” ujar Anggoro.

Saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, MY dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial, memicu berbagai reaksi dari warganet terkait motif cemburu yang berujung pada aksi kekerasan hingga menghilangkan nyawa seseorang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Baca juga:  Detik-Detik Mencekam! Mobil Tabrak Warung, Pedagang Tersiram Kuah Panas

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi akhirnya menangkap pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga melakukan tabrak lari terhadap seorang pedagang buah gerobak di kawasan Duren Sawit, Jakarta...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua anggota kepolisian di Bali menjadi sorotan publik setelah video dugaan pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan asing viral di media sosial. Dalam rekaman...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik yang melibatkan dokter sekaligus kreator konten Richard Lee kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari pendakwah Hanny Kristianto yang mengingatkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terus bergulir. Kali ini, Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua sejoli di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyiarkan hubungan intim secara langsung melalui aplikasi Tevi. Dari aktivitas tersebut,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggemparkan masyarakat. Seorang kiai berinisial AS yang merupakan pengasuh...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online di Bali. Ketiganya terdiri dari...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menangkap seorang pria asal Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, setelah diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap anak tirinya yang masih berusia...

Advertisement