Prabowo Paparkan Program Pemerintah Dalam Diskusi 5 Jam, Abraham Samad Buka Detailnya

0
Presiden AS Donald Trump (kanan) berjalan melewati Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban (ketiga dari kiri), Presiden Indonesia Prabowo Subianto (tengah), dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadia saat tiba di pertemuan "Dewan Perdamaian" selama pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 22 Januari 2026. Presiden AS Donald Trump akan memamerkan "Dewan Perdamaian" barunya di Davos pada 22 Januari 2026, memperkuat klaimnya sebagai pembawa perdamaian sehari setelah menarik kembali ancamannya sendiri terhadap Greenland. Awalnya dimaksudkan untuk mengawasi pembangunan kembali Gaza setelah perang antara Hamas dan Israel, piagam dewan tersebut tidak membatasi perannya hanya pada Jalur Gaza, dan telah memicu kekhawatiran bahwa Trump ingin dewan tersebut menyaingi Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Foto oleh Mandel NGAN / AFP via Getty Images)

Presiden AS Donald Trump (kanan) berjalan melewati Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban (ketiga dari kiri), Presiden Indonesia Prabowo Subianto (tengah), dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadia saat tiba di pertemuan "Dewan Perdamaian" selama pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 22 Januari 2026. Presiden AS Donald Trump akan memamerkan "Dewan Perdamaian" barunya di Davos pada 22 Januari 2026, memperkuat klaimnya sebagai pembawa perdamaian sehari setelah menarik kembali ancamannya sendiri terhadap Greenland. Awalnya dimaksudkan untuk mengawasi pembangunan kembali Gaza setelah perang antara Hamas dan Israel, piagam dewan tersebut tidak membatasi perannya hanya pada Jalur Gaza, dan telah memicu kekhawatiran bahwa Trump ingin dewan tersebut menyaingi Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Foto oleh Mandel NGAN / AFP via Getty Images)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo Subianto dengan beberapa tokoh nasional berlangsung selama hampir lima jam di kediaman Presiden Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). Informasi ini diungkap oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad kepada wartawan setelah acara, Minggu siang (1/2).

Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun intens ini, Prabowo memaparkan sejumlah isu besar mulai dari program pemerintah, hasil pertemuan di Forum Ekonomi Dunia, hingga persoalan pemberantasan korupsi dan reformasi kelembagaan. Sementara para tokoh yang hadir juga memaparkan ide dan pandangannya masing-masing.

Tokoh yang Hadir

Menurut Samad, ia hadir sebagai undangan dalam kapasitasnya sebagai mantan pimpinan KPK. Ia menyebut jumlah peserta sekitar tujuh orang. Ia merinci beberapa yang hadir dari pemerintah dan kalangan tokoh:

  • Presiden Prabowo Subianto
  • Menteri Luar Negeri Sugiono
  • Menteri Sekretaris Negara Sjafrie Sjamsoeddin
  • Mayjen Purnawirawan Zacky Makarim
  • Profesor Dr. Siti Zuhro dari BRIN
  • serta beberapa tokoh lainnya yang ia tidak ingat persis.

Suasana dan Alur Diskusi

Samad menggambarkan suasana pertemuan cukup cair dan bahkan ada unsur humor, namun tetap padat materi.

“Pak Prabowo lebih banyak santai kayak lepas dan sambil bercanda… tapi dia cukup mempresentasikan beberapa hal tentang penyelamatan sumber daya alam, terus program-program pemerintah, terus hasil Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss…” kata Samad seperti dikutip melalui detikNews.

Ia juga menilai waktu lima jam terasa cepat karena pertemuan berjalan tanpa jeda makan malam.

Bahas Pemberantasan Korupsi dan IPK

Dalam sesi diskusi, Samad diminta pandangannya terkait upaya meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Ia menekankan perlunya roadmap pemberantasan korupsi yang efektif, dengan fokus menyentuh akar permasalahan, serta merujuk pada standar United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).

Baca juga:  KPK Soroti Porsche Milik Silmy Karim Yang Tak Masuk LHKPN, Aspek TPPU Akan Didalami

Menurut Samad, ada empat isu penting yang perlu diperhatikan:

  1. Foreign bribery (penyuapan berkaitan dengan negara asing)
  2. Trading influence (perdagangan pengaruh)
  3. Elite enrichment (pemborosan kekayaan oleh elite)
  4. Commercial bribery (suap di sektor swasta)

KPK, TWK, dan Reformasi Kepolisian

Samad juga berbicara tentang permasalahan internal KPK, termasuk revisi UU KPK yang menurutnya telah melemahkan independensi lembaga. Ia menyebut perubahan ini membuat KPK berada di bawah eksekutif, yang bertentangan dengan prinsip UNCAC.

Ia mengkritik juga proses rekrutmen komisioner KPK yang tidak mempertimbangkan masukan masyarakat serta polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) yang memecat 57 pegawai berintegritas.

Selain itu, seluruh peserta diskusi sepakat bahwa reformasi kepolisian perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya memperbaiki penegakan hukum nasional.

Isu Sumber Daya Alam, Oligarki, hingga Kebijakan Internasional

Selain soal korupsi, penyelamatan sumber daya alam (SDA) juga menjadi salah satu fokus pembicaraan. Samad menyebut upaya itu pernah dilakukan saat ia menjabat di KPK, namun status satgas SDA belum ada pada waktu itu.

Menurut Samad, Prabowo juga menjelaskan posisi Indonesia dalam Board of Peace yang dibentuk oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia tidak bersifat final jika menimbulkan dampak negatif, misalnya terhadap Palestina dan Gaza.

Presiden Prabowo juga disebut Samad menyatakan niat tegasnya untuk “memburu oligarki yang merusak sumber daya alam… siapa pun dia, mau 9 naga…” sebagai komitmen melindungi SDA Indonesia dari eksploitasi yang merugikan negara.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan