Mohamed Salah Antar Mesir Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026, Selandia Baru Takluk 1-3
VANCOUVER, KANADA - 21 Juni: Marwan Hamdy (13) dari Mesir berebut bola dengan Finn Surman (4) dari Selandia Baru selama pertandingan Grup G Piala Dunia FIFA 2026 antara Mesir dan Selandia Baru di Vancouver, Kanada, pada 21 Juni 2026. (Foto oleh Ercin Erturk/Anadolu via Getty Images)
Newestindonesia.co.id, Tim nasional Mesir mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan pertama mereka sepanjang keikutsertaan di ajang sepak bola terbesar dunia. The Pharaohs bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga Grup G yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Kanada, Minggu (21/6) waktu setempat.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Mesir memimpin klasemen sementara Grup G dan membuka peluang besar untuk lolos ke babak 32 besar.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah, kembali menjadi pusat perhatian setelah mencetak satu gol dan menyumbang satu assist dalam laga tersebut.
Selandia Baru Unggul Lebih Dulu
Selandia Baru sempat mengejutkan Mesir dengan gol pembuka yang dicetak Finn Surman. Bek tengah tersebut berhasil memanfaatkan situasi bola mati untuk membawa All Whites unggul 1-0 pada babak pertama.
Keunggulan itu membuat Selandia Baru berada di atas angin. Namun, tekanan demi tekanan yang dilancarkan Mesir sepanjang pertandingan akhirnya membuahkan hasil setelah turun minum.
Kebangkitan Mesir di Babak Kedua
Mesir tampil jauh lebih agresif pada paruh kedua pertandingan. Upaya mereka membuahkan hasil ketika Mostafa Zico berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan umpan Mohamed Hany.
Momentum kemudian berubah sepenuhnya menjadi milik Mesir.
Mohamed Salah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia dengan mencetak gol kedua bagi timnya. Penyerang berusia 34 tahun itu melakukan kombinasi apik dengan Mostafa Zico sebelum melepaskan tendangan terukur yang gagal dihentikan kiper Selandia Baru.
Tidak berhenti sampai di situ, Salah kembali berperan penting dalam gol ketiga Mesir. Tendangan sudut yang dieksekusi menghasilkan assist bagi Mahmoud Trezeguet yang sukses menanduk bola dan mengunci kemenangan 3-1 bagi wakil Afrika tersebut.
Kemenangan Bersejarah bagi Mesir
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Mesir dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hanyalah hasil imbang.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, sejak sebelum pertandingan telah menegaskan pentingnya laga melawan Selandia Baru bagi timnya.
“Pertandingan ini adalah segalanya bagi kami saat ini,” ujar Hossam Hassan dikutip melalui Associated Press, Senin (22/6/2026).
Legenda sepak bola Mesir tersebut juga menegaskan bahwa timnya ingin membawa nama baik sepak bola Afrika dan dunia Arab di pentas internasional.
“Kami ingin mewakili sepak bola Afrika dan sepak bola Arab,” kata Hossam Hassan.
Ia menambahkan bahwa target utama timnya adalah memberikan kebahagiaan kepada para pendukung.
“Kami ingin memenuhi harapan para penggemar Mesir. Saya hanya memikirkan bagaimana membawa kebahagiaan bagi para pendukung kami,” ujar Hassan.
Salah Jadi Inspirasi The Pharaohs
Performa Mohamed Salah kembali membuktikan perannya sebagai pemain kunci Mesir. Selain mencetak gol, pemain yang baru berusia 34 tahun itu juga menjadi motor serangan yang membuat pertahanan Selandia Baru kesulitan.
Penampilan impresif Salah membuat suporter Mesir yang memadati stadion bersorak merayakan kemenangan bersejarah tersebut.
Menurut laporan Reuters, pelatih Hossam Hassan memberikan apresiasi khusus kepada para pendukung yang menciptakan atmosfer seperti bermain di kandang sendiri.
Dukungan besar tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang meningkatkan semangat para pemain di lapangan.
Kekecewaan Selandia Baru
Di kubu Selandia Baru, pelatih Darren Bazeley mengaku kecewa dengan penurunan performa anak asuhnya pada babak kedua.
“Kami kehilangan tempo permainan dan kualitas yang kami tampilkan pada babak pertama,” kata Bazeley.
Ia mengakui bahwa Mesir tampil jauh lebih baik setelah jeda dan mampu memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan.
Sementara itu, penyerang Selandia Baru Elijah Just menegaskan timnya harus segera bangkit dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami harus menghormati Belgia dan menyadari bahwa mereka juga menginginkan kemenangan untuk lolos,” ujar Just.
Persaingan Grup G Makin Sengit
Kemenangan atas Selandia Baru membuat Mesir memimpin Grup G dengan koleksi empat poin. Sementara itu, Selandia Baru tertahan di dasar klasemen dengan satu angka.
Mesir kini akan menghadapi Iran pada laga terakhir fase grup. Hasil imbang saja sudah cukup untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Di sisi lain, Selandia Baru wajib meraih kemenangan saat berjumpa Belgia apabila ingin menjaga peluang lolos.
Dengan performa Mohamed Salah yang semakin tajam, Mesir kini berada di ambang sejarah baru, yakni melaju ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti meningkatnya kekuatan sepak bola Afrika di panggung dunia, setelah sejumlah negara dari benua tersebut tampil kompetitif sepanjang Piala Dunia 2026.
(DAW)