Bill Gates Bantah Tuduhan Dalam ‘Epstein Files’, Akui Menyesal Pernah Mengenal Jeffrey Epstein

0
Pendiri Microsoft, Bill Gates, berbicara selama acara Goalkeepers global pertama Gates Foundation di negara-negara Nordik, yang diadakan di Stockholm, Swedia, pada 22 Januari 2026. (Foto oleh Stefan Jerrevang / TT News Agency / AFP via Getty Images) / Sweden OUT

Pendiri Microsoft, Bill Gates, berbicara selama acara Goalkeepers global pertama Gates Foundation di negara-negara Nordik, yang diadakan di Stockholm, Swedia, pada 22 Januari 2026. (Foto oleh Stefan Jerrevang / TT News Agency / AFP via Getty Images) / Sweden OUT

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Pendiri Microsoft, Bill Gates, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatannya yang kembali terseret dalam dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein yang dirilis oleh U.S. Department of Justice (DOJ). Gates menolak seluruh tuduhan yang muncul, menyebut isi berkas sebagai “absurd dan sepenuhnya salah,” serta mengaku “merasa bodoh” dan menyesal setiap menit pernah mengenal Epstein.

Pernyataan tersebut disampaikan Gates dalam wawancara eksklusif dengan 9 News Australia, yang menjadi tanggapan publik pertamanya setelah rilis sebagian besar berkas yang memuat lebih dari jutaan halaman dokumentasi kasus Epstein.

Inti Pernyataan Gates

Dalam wawancara yang ditayangkan pada 4 Februari 2026, Gates menyatakan:

“Saya bodoh karena menghabiskan waktu bersamanya. Setiap menit yang saya habiskan dengannya, saya menyesal pernah mengenalnya.”

Gates mengakui bahwa keputusan awalnya untuk bertemu Epstein merupakan kesalahan, namun menegaskan bahwa pertemuan mereka tidak pernah berkaitan dengan perilaku terlarang atau tindakan kriminal apapun.

Bantahan Terhadap Tuduhan dalam Dokumen

Beberapa bagian dari dokumen yang dirilis DOJ memuat klaim-klaim yang menyebut Gates memiliki penyakit menular seksual (PMS) serta upaya rahasia untuk meminta antibiotik tanpa sepengetahuan mantan istrinya, Melinda French Gates — sebuah narasi yang Gates bantah sama sekali.

Gates menegaskan bahwa salah satu email draft kontroversial yang mencantumkan tuduhan ini tidak pernah dikirimkan kepadanya, melainkan ditulis oleh Epstein untuk dirinya sendiri. Menurut Gates, dokumen tersebut adalah upaya Epstein untuk memengaruhi opini publik dengan konten yang sepenuhnya salah.

Konteks Pertemuan dan Penjelasan Gates

Pertemuan antara Gates dan Epstein terjadi antara 2011 dan 2014, di mana Gates mengatakan bahwa motivasi awalnya untuk bertemu adalah hopeful networking untuk mendukung tujuan filantropi Gates Foundation pada isu kesehatan global.

Baca juga:  Grok Milik Elon Musk Dibatasi Usai Kontroversi Deepfake Seksual, Pemerintah Dunia Bereaksi

Gates juga menegaskan:

  • Ia hanya menghadiri jamuan makan malam dan pertemuan profesional.
  • Tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein.
  • Tidak pernah berhubungan dengan perempuan yang disebut dalam jaringan kejahatan Epstein.

Gates menggambarkan harapannya bahwa dengan lebih banyak fakta terungkap, akan semakin jelas bahwa kesalahannya hanyalah “percaya pada kemungkinan dukungan untuk filantropi” — dan bukan keterlibatan dalam perilaku kriminal yang dikaitkan dengan Epstein.

Reaksi Politik dan Publik

Isu ini semakin memanas setelah beberapa politisi AS, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat, menyerukan Gates untuk bersaksi di bawah sumpah mengenai keterkaitannya dengan kasus Epstein.

Sementara itu, tinggal menunggu respons lebih lanjut dari komunitas internasional dan publik global setelah pernyataan Gates ini dipublikasikan secara luas.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement

Tinggalkan Balasan