Piala Dunia 2026: Van Dijk Santai Hadapi Suhu Panas Amerika Serikat
KANSAS CITY, AMERIKA SERIKAT - 11 Juni: (Kiri) Wout Weghorst dari Belanda, Virgil van Dijk dari Belanda selama Pelatihan Pria di Fasilitas Pelatihan KC Current pada 11 Juni 2026 di Kansas City, Amerika Serikat (Foto oleh Roy Lazet/Soccrates/Getty Images)
Newestindonesia.co.id, Cuaca panas ekstrem yang diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat tidak membuat kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, merasa cemas. Bek Liverpool tersebut menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya sudah terbiasa bermain dalam kondisi serupa saat menjalani tur pramusim bersama klub.
Musim panas di Amerika Serikat dikenal memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan Eropa. Di beberapa wilayah, terutama negara bagian Texas, Florida, dan kawasan gurun di bagian barat, temperatur bahkan dapat menembus angka 38 derajat Celsius atau lebih.
Kondisi tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain yang berlaga di Piala Dunia 2026. Salah satu pertandingan yang digelar di wilayah dengan suhu tinggi adalah laga Grup F antara Belanda melawan Jepang yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Cuaca panas berpotensi menyebabkan pemain lebih cepat mengalami kelelahan dan dehidrasi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi performa di lapangan.
Meski demikian, Van Dijk memilih untuk tidak terlalu memikirkan kondisi tersebut. Menurutnya, pengalaman menjalani pramusim di Amerika Serikat maupun Asia membuat para pemain Belanda sudah cukup akrab dengan suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi.
“Ada banyak tempat di Asia, suhunya mirip-mirip lah. Benar-benar lembab,” ujar Van Dijk seperti dikutip dari ESPN.
Bek berusia 34 tahun itu juga menegaskan bahwa seluruh peserta Piala Dunia menghadapi tantangan yang sama sehingga kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting.
“Tapi, ini berlaku juga untuk semua tim. Anda harus beradaptasi cepat, dan juga beradaptasi dengan pertandingan. Kami pasti siap,” sambungnya.
Belanda sendiri dipandang sebagai salah satu tim yang berpotensi menjadi kejutan pada Piala Dunia 2026. Di bawah arahan Ronald Koeman, De Oranje datang dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda yang diharapkan mampu bersaing memperebutkan gelar juara.
Pertandingan menghadapi Jepang menjadi langkah awal penting bagi Belanda dalam upaya mereka melangkah jauh di turnamen empat tahunan tersebut. Sementara cuaca panas di Texas diprediksi menjadi ujian pertama yang harus mereka lewati.
(DAW)