Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Fakta Di Balik Kerugian Rp5,39 Triliun Garuda Indonesia

Foto: Pesawat Boeing 777-300 ER yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia. Susunan Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia terbaru 2025.(PEXELS/JEFFRY S.S)

Newestindonesia.co.id – Jakarta, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) masih mencatatkan kinerja negatif sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan kerugian bersih sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,39 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Rabu (18/3/2026), kerugian tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya, seiring tekanan pada pendapatan dan masih tingginya beban operasional serta keuangan perusahaan.

Dari sisi top line, pendapatan usaha konsolidasi Garuda Indonesia tercatat sebesar US$3,22 miliar, turun sekitar 5,85% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$3,42 miliar.

Penurunan tersebut terutama berasal dari segmen penerbangan berjadwal yang mengalami kontraksi 8,30% secara tahunan menjadi US$2,51 miliar. Sementara itu, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal justru tumbuh 2,13% menjadi US$340,88 juta.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain penurunan pendapatan, tekanan terhadap kinerja perseroan juga dipengaruhi oleh tingginya beban operasional dan biaya keuangan yang masih harus ditanggung di tengah proses pemulihan bisnis.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan operasional yang dihadapi sepanjang 2025. Salah satunya adalah keterbatasan kapasitas produksi akibat sejumlah armada yang belum dapat beroperasi secara optimal.

Ia menyebutkan, sebagian pesawat masih menjalani perawatan sehingga berdampak pada ketersediaan armada dan jumlah penerbangan. Selain itu, tekanan nilai tukar dan peningkatan biaya tetap juga turut memengaruhi kinerja keuangan perseroan.

Meski demikian, manajemen optimistis tahun 2026 akan menjadi momentum pemulihan atau fase turnaround bagi Garuda Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Glenny mengatakan,

“tahun 2026 sebagai titik akselerasi pemulihan kinerja Perusahaan,”

Ia menambahkan, pemulihan tersebut akan didorong oleh berbagai langkah transformasi yang telah disiapkan, termasuk optimalisasi jaringan rute, peningkatan jumlah armada, hingga penguatan manajemen pendapatan.

Baca juga:  Cara Cairkan BSU Agar Masuk Ke Rekening Dengan Mudah Dan Cepat

Secara keseluruhan, Garuda Indonesia menyiapkan sedikitnya 11 strategi utama untuk memperbaiki kinerja bisnis, mulai dari digitalisasi platform, monetisasi kargo, hingga efisiensi operasional yang lebih berkelanjutan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di tengah tekanan tersebut, perusahaan tetap berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat fundamental bisnis sebagai maskapai nasional, dengan harapan dapat kembali mencatatkan kinerja positif secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung merespons kabar yang beredar di media sosial terkait Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut sedang...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo mengalami perubahan pada Mei 2026. Kenaikan paling signifikan terjadi pada...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali membuka peluang karier bagi masyarakat yang ingin berkembang di industri perbankan. Rekrutmen terbaru ini...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuka kesempatan karier bagi talenta muda melalui program Officer Development Program (ODP) Information Technology....

Finansial

Newestindonesia.co.id, Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Gorontalo hingga 31 Maret 2026 menunjukkan belanja negara bergerak lebih cepat dibandingkan pendapatan. Kondisi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan keluhan dunia usaha kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan....

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp 5,8 triliun sepanjang kuartal I 2026. Capaian tersebut turun 16% dibandingkan periode yang...

Regional

Newestindonesia.co.id, PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya dengan mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat di...

Advertisement