Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Krisis Energi Asia: Negara-Negara Berebut Minyak Rusia Di Tengah Perang Iran

Sebuah papan pengumuman 'Bahan bakar diesel habis' terpampang di sebuah SPBU di Prajuab Kirikhan, Thailand, Rabu, 18 Maret 2026. (AP Photo/Grant Peck, file)

Newestindonesia.co.id, Negara-negara Asia kini berlomba mendapatkan pasokan minyak mentah Rusia di tengah krisis energi global yang dipicu perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Konflik yang telah berlangsung sekitar satu bulan itu mengganggu sekitar 20% pasokan minyak dunia, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi global.

Sebagian besar minyak yang melewati Selat Hormuz selama ini ditujukan ke pasar Asia. Namun, gangguan distribusi akibat konflik dan meningkatnya serangan, termasuk dari kelompok Houthi yang didukung Iran, memperparah ketidakpastian pasokan energi dunia.

Dilansir melalui Associated Press (31/3),Untuk menjaga stabilitas pasokan global, pemerintah Amerika Serikat sementara melonggarkan sanksi terhadap minyak Rusia yang sudah berada di l aut. Kebijakan ini membuka peluang bagi negara-negara Asia untuk meningkatkan impor dari Rusia.

Asia Mulai Berburu Minyak Rusia

Lonjakan permintaan terjadi di kawasan Asia, termasuk dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina yang mulai menunjukkan minat baru terhadap minyak Rusia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Filipina bahkan untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir mengimpor minyak mentah Rusia setelah menetapkan status darurat energi nasional. Langkah ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi negara-negara berkembang akibat lonjakan harga energi.

Namun, persaingan tidak mudah. China dan India telah lebih dulu mengamankan pasokan dalam jumlah besar.

Analis minyak mentah dari Kpler, Muyu Xu, mengatakan bahwa peluang mendapatkan pasokan tambahan semakin terbatas.

“Masalah utamanya adalah berapa banyak kargo yang masih tersedia di pasar,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kapasitas Rusia Mulai Terbatas

Meski permintaan meningkat, Rusia diperkirakan tidak mampu menaikkan ekspor secara signifikan. Saat ini, ekspor minyak Rusia sudah mendekati puncak, sekitar 3,8 juta barel per hari.

Baca juga:  Apa Itu Thrifting? Sejarah, Manfaat & Hal Ilegal Yang Dilarang Pemerintah Indonesia

Selain itu, konflik Rusia-Ukraina yang berlangsung dan serangan drone terhadap fasilitas energi Rusia juga menghambat kapasitas ekspor negara tersebut.

Situasi ini membuat peluang bagi negara-negara Asia untuk mendapatkan pasokan tambahan menjadi semakin sempit dan bersifat sementara.

Dampak Nyata: Krisis di Filipina

Filipina menjadi salah satu negara yang paling terdampak. Antrean panjang di SPBU mulai terjadi, maskapai mempertimbangkan pembatasan bahan bakar, dan pemerintah menyiapkan bantuan tunai bagi sektor transportasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Kairos Dela Cruz dari Institute for Climate and Sustainable Cities, krisis ini berpotensi memperburuk kemiskinan.

“Ini pasti akan mendorong lebih banyak orang jatuh ke garis kemiskinan,” katanya.

Sebelum konflik, sekitar 97% impor minyak Filipina berasal dari Timur Tengah, sehingga gangguan pasokan berdampak besar terhadap stabilitas energi nasional.

China dan India Lebih Unggul

China dan India memiliki keunggulan karena sudah lebih dulu membeli minyak Rusia dalam jumlah besar sebelum krisis memuncak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

China bahkan memiliki cadangan minyak sekitar 1,2 miliar barel, setara hampir empat bulan impor, sehingga lebih tahan terhadap guncangan jangka pendek.

Sementara itu, India meningkatkan impor minyak Rusia menjadi sekitar 1,9 juta barel per hari pada Maret, meski masih belum cukup untuk menggantikan pasokan dari Timur Tengah.

Rusia Diuntungkan dari Krisis

Di tengah situasi ini, Rusia justru menjadi pihak yang paling diuntungkan karena meningkatnya permintaan dan harga energi global.

Analis dari Institute for Energy Economics and Financial Analysis, Sam Reynolds, menilai negara-negara Asia kini tidak punya banyak pilihan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Negara-negara akan melakukan apa pun untuk menjaga keamanan energi mereka,” ujarnya.

Baca juga:  Michael Jizhar Buka Peluang Kolaborasi Antara Indonesia Dan Rusia Melalui Bisnis Logistik

Ia juga menambahkan bahwa meskipun ada dilema moral terkait pembelian minyak dari Rusia, kebutuhan energi menjadi prioritas utama bagi banyak negara.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru yang diajukan Teheran terkait upaya mengakhiri konflik...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ukraina kembali dihantam serangan drone Rusia hanya beberapa saat setelah masa gencatan senjata tiga hari berakhir. Serangan terbaru itu menyasar ibu kota Kyiv...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa resmi menyetujui pemulihan penuh hubungan perdagangan dengan Suriah, menandai perubahan besar dalam hubungan diplomatik kedua pihak setelah lebih dari satu dekade...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Warga Bolivia mulai beralih ke mobil listrik di tengah krisis bahan bakar yang semakin parah. Kelangkaan bensin, melonjaknya harga BBM, hingga isu kualitas...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Perumda Paljaya memperkuat layanan pengelolaan air limbah domestik dengan menghadirkan layanan operasional dan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk gedung perkantoran di...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Israel mendeportasi dua aktivis asing yang ditangkap saat mengikuti misi kapal kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Kedua aktivis tersebut adalah Saif Abu Keshek, warga...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di jaringan SPBU Shell kembali tersedia setelah sempat mengalami kelangkaan sejak awal tahun 2026. Shell Indonesia mengumumkan...

Advertisement