Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Wajah Lebam, Satpam Lansia Di Depok Dianiaya Gegara Tak Terima Portal Perumahan Ditutup

Petugas satpam lansia di Depok dipukuli gara-gara portal perumahan. (Dok. Screenshot video viral)

Newestindonesia.co.id, Seorang petugas satpam lansia menjadi korban penganiayaan di Depok dipicu pelaku tak terima portal perumahan sudah ditutup. Korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan kaki.

“Ya setelah portal dibuka oleh security tersebut, pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah wajah. Sehingga mengakibatkan korban menderita luka memar di bagian pipi sebelah kanan, luka pada kaki,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi kepada wartawan, Minggu (7/9/2025), Seperti dikutip melalui detikNews.

Polisi masih menunggu hasil visum korban. Namun secara kasatmata korban mengalami luka lebam di wajah kanan dan luka di kaki

“Untuk saat ini masih belum diketahui hasilnya. Namun secara terlihat secara kasatmata luka lebam di wajah sebelah kanan dan luka di kaki sebelah kanan,” tuturnya. Made mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Made mengatakan penganiayaan itu dipicu pelaku tak terima portal perumahan sudah ditutup.”Pemicunya memang diketahui pemuda tersebut ataupun pelaku tersebut mau lewat. Namun tidak diperkenankan oleh sekuriti tersebut,” ucapnya.

Pelaku tak terima tidak diperkenankan melewati portal karena di luar jam operasional portal. Pelaku memaksa korban untuk membuka portal tersebut.

“Karena memang sudah melewati jam malam atau jam tutup portal. Sehingga pelaku memaksa lewat dengan cara meminta ke sekuriti untuk membuka,” tuturnya.

Pelaku Ditetapkan Tersangka

Advertisement. Scroll to continue reading.

Clevi Patrik Rutman (34) ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan petugas satpam berinisial N (60) gara-gara urusan portal perumahan di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi menyebut Clevi menganiaya korban setelah minum minuman keras (miras).

“Keterangan pelaku tidak mabuk, tapi habis minum. Habis minum, tapi tidak mabuk,” ujar Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky saat jumpa pers di Polsek Sukmajaya, Senin (8/9/2025), dikutip melalui detikNews.

Rizky mengatakan Clevi melakukan penganiayaan juga dipicu pengaruh miras. Clevi menjadi emosi karena pernyataan korban saat menutup portal.

Baca juga:  Viral Job Fair Expo 'Bekasi Pasti Kerja' Ricuh, Pencari Kerja Baku Hantam

“Ya, mungkin dari pengaruh tadi ya, pengaruh minuman. Akhirnya, dengan pernyataan yang mungkin tidak terlalu kasar atau bagaimana, tapi pengaruh tadi itu membuat naik ini lah, naik pitam. Akhirnya, pelaku melakukan tindakan pemukulan yang berulang-ulang, berkeji,” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKP Rizky menjelaskan pelaku menganiaya korban dengan cara mendorong, memukul, dan menendang korban saat membuka pintu portal perumahan. Penganiayaan terjadi pada Jumat, 5 September 2025, malam.

“Modus tersangka melakukan penganiayaan dan dengan cara mendorong, memukul, dan menendang setelah korban membuka pintu portal perumahan,” ucapnya.

Penganiayaan itu terjadi saat tersangka Clevi hendak keluar dari perumahan dan portal telah ditutup korban. Clevi lantas tersinggung dan marah hingga menganiaya korban.

“Motifnya, tersangka ingin pergi keluar perumahan yang telah ditutup portalnya oleh korban. Sehingga pelaku merasa tersinggung dan marah hingga akhirnya menganiaya korban,” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Atas perbuatannya, Clevi dikenai Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian pelipis sebelah kanan dan patah tulang di pergelangan kaki sebelah kiri,” pungkasnya.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Peristiwa tragis terjadi di kawasan Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Dua pemuda dilaporkan digigit ular weling saat sedang berkumpul bersama...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan bahwa terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, saat ini tengah menjalani...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 25 A arah Bogor, Selasa (12/5/2026) siang. Sebuah mobil Daihatsu Gran Max menabrak dua...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang wanita menjadi korban penjambretan saat hendak menghadiri wawancara kerja di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku yang merampas telepon genggam korban...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pengendara motor berinisial ML harus berurusan dengan hukum setelah aksinya menghalang-halangi ambulans di Kota Depok viral di media sosial. Tak hanya mengadang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi. Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pengendara motor di Kota Depok, Jawa Barat, viral di media sosial setelah diduga menghalang-halangi ambulans yang tengah menjemput pasien. Insiden tersebut berujung...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat....

Advertisement