Newestindonesia.co.id, Peristiwa tragis terjadi di kawasan Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Dua pemuda dilaporkan digigit ular weling saat sedang berkumpul bersama teman-temannya. Nahas, satu korban meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya memburuk, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kejadian tersebut sontak menjadi perhatian publik setelah muncul informasi bahwa ular berbisa tersebut sempat dimainkan oleh korban karena diduga tidak mengetahui bahaya ular weling.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Saat itu empat pemuda sedang nongkrong di kawasan Landbouw, Pasir Jaya, Bogor Barat. Di tengah kebersamaan mereka, seekor ular hitam bermotif putih melintas di sekitar lokasi tongkrongan.
Awalnya, ular tersebut tidak dianggap berbahaya. Beberapa pemuda bahkan mendekati dan mencoba memegang ular itu. Namun tanpa disadari, ular tersebut merupakan ular weling, salah satu jenis ular berbisa mematikan di Indonesia.
Lurah Pasir Jaya, Rizky Dwi Nugraha, mengatakan korban kemungkinan tidak mengetahui bahwa ular tersebut sangat berbahaya.
“Korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa,” ujar Rizky kepada wartawan dikutip melalui detikNews.
Salah satu korban diketahui berinisial UZ (18). Ia pertama kali digigit ular di bagian telapak tangan kiri. Setelah kejadian itu, rekannya yang berinisial HE (21) justru mencoba menangkap ular tersebut. Akibatnya, HE juga ikut tergigit.
Yang lebih memprihatinkan, ular tersebut disebut sempat dijadikan bahan candaan oleh para korban. Mereka diduga menganggap ular itu tidak berbahaya karena bentuknya yang relatif kecil dan tidak agresif.
Rizky mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dan video yang diterimanya, ular itu bahkan masih dimainkan setelah menggigit korban.
“Yang saya terima infonya, bahkan ada videonya juga yang saya dapat, itu dimain-mainin pada saat digigit,” kata Rizky.
Kondisi korban kemudian mulai memburuk beberapa waktu setelah gigitan terjadi. UZ sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong.
Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin membenarkan adanya korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
“Betul, satu orang yang meninggal,” kata Didin.
Korban yang meninggal diketahui merupakan anggota Karang Taruna Pasir Jaya. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban dimakamkan oleh pihak keluarga di wilayah Ciapus.
Sementara itu, korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ICU Rumah Sakit UMMI Kota Bogor. Kondisinya dilaporkan masih kritis akibat racun ular weling yang masuk ke tubuhnya.
“Info terakhir yang saya terima, yang bersangkutan masih dalam perawatan di Rumah Sakit UMMI. Sekarang berada di ruang ICU,” ujar Rizky.
Mengenal Bahaya Ular Weling
Ular weling dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di Indonesia. Hewan ini memiliki nama ilmiah Bungarus candidus dan termasuk dalam keluarga elapidae, satu kelompok dengan ular kobra.
Ciri khas ular weling adalah warna tubuh hitam dengan belang atau garis putih melingkar di tubuhnya. Banyak masyarakat sering salah mengira ular weling sebagai ular tidak berbahaya karena coraknya terlihat menarik.
Padahal, bisa ular weling mengandung neurotoksin yang menyerang sistem saraf manusia. Gigitan ular ini dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan pernapasan, hingga kematian apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.
Yang membuat ular weling berbahaya adalah gejala gigitan yang kadang tidak langsung terasa parah. Korban bisa saja masih sadar dan terlihat baik-baik saja pada awalnya, sebelum kemudian mengalami penurunan kondisi secara drastis beberapa jam kemudian.
Kasus di Bogor ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak sembarangan memegang ular liar, terutama jika tidak mengetahui jenis dan tingkat bahayanya.
Warga Diminta Waspada
Peristiwa ini juga menjadi perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat mengaku khawatir karena ular berbisa mulai muncul di area permukiman.
Pihak kelurahan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menemukan ular, terutama saat malam hari atau di area semak-semak.
Masyarakat juga diminta tidak mencoba menangkap atau memainkan ular tanpa bantuan petugas berpengalaman. Langkah paling aman adalah segera menghubungi petugas damkar atau pawang ular profesional apabila menemukan reptil berbahaya di lingkungan sekitar.
Selain itu, warga diingatkan untuk segera mencari pertolongan medis apabila terkena gigitan ular, meskipun luka terlihat kecil atau tidak terasa sakit.
Viral di Media Sosial
Kasus ini turut menjadi sorotan di media sosial setelah sejumlah video dan informasi terkait kejadian tersebut beredar luas. Banyak netizen merasa prihatin sekaligus menyayangkan tindakan korban yang sempat memainkan ular weling sebelum akhirnya terkena dampak fatal.
Tidak sedikit pula warganet yang mengingatkan pentingnya edukasi tentang ular berbisa kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Peristiwa tragis di Bogor ini menjadi pelajaran bahwa kurangnya pengetahuan mengenai satwa liar dapat berujung fatal. Kesadaran terhadap bahaya hewan berbisa dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


