Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Viral! Uang Rp75 Ribu Hilang, 22 Siswa SD Di Jember Dipaksa Telanjang Oleh Gurunya

Foto: iStock/Tinnakorn Jorruang

Newestindonesia.co.id, Sebuah insiden mengejutkan terjadi di lingkungan sekolah dasar yang berlokasi di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Seorang guru kelas V diduga menelanjangi 22 siswa SDN 02 Jelbuk, lantaran mencurigai mereka menyembunyikan uang miliknya yang hilang. Aksi tersebut memicu kemarahan orang tua dan viral di media sosial.

Peristiwa bermula pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, ketika guru berinisial FT, yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), memanggil seluruh siswa kelasnya usai kehilangan uangnya. Menurut laporan awal, sebelum kejadian ini, FT juga sempat mengaku kehilangan uang sebesar Rp200.000 pada Senin (2/2).

“Karena curiga, pelaku memanggil 22 siswanya dan menggeledah tas mereka satu per satu. Namun, karena uang tidak kunjung ditemukan, ia mengambil tindakan ekstrem pada pukul 11.00 WIB dengan melakukan penggeledahan tubuh,” tulis laporan detikSumbagsel.

Tindakan Ekstrem yang Dilakukan

Dalam kronologi yang beredar, siswa laki-laki diminta menanggalkan seluruh pakaian hingga tak berbusana, sementara siswa perempuan diperintahkan membuka pakaian dan hanya menyisakan pakaian dalam (singlet dan celana dalam).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Insiden ini diketahui publik setelah ada laporan dari seorang siswa kelas VI yang melihat kejadian tersebut.

“Karena sampai Jumat siang anak-anak tidak pulang, wali murid datang mengecek. Kami mendapat laporan dari siswa kelas VI yang melihat kejadian itu,” ujar salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Dampak pada Siswa dan Keluarga

Akibat kejadian itu, puluhan siswa dilaporkan mengalami trauma dan memilih tidak masuk sekolah pada hari berikutnya. Hanya enam siswa yang berani kembali ke sekolah setelah dipanggil oleh guru tersebut.

Para orang tua bahkan sempat mengusulkan petisi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jember agar oknum guru tersebut dipecat. Namun, menurut narasumber, Disdik telah melakukan proses mediasi terlebih dahulu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sudah ditangani Diknas. Kami diminta tanda tangan untuk tidak bicara, kalau saya ngomong nanti saya yang kena,” ungkap salah seorang wali murid.

Baca juga:  Pria Di Tulungagung Bakar Rumah Kekasih, Mengaku Emosi Usai Kunci Mobil Hilang

Respons Pihak Sekolah dan Dinas Pendidikan

Plt Kepala SDN Jelbuk 02, Arif Rahman, memilih bersikap tertutup saat dimintai konfirmasi. Ia mengatakan kasus ini sepenuhnya telah dilimpahkan ke Dinas Pendidikan Jember. “Saya serahkan semua ke Diknas, silakan konfirmasi ke sana,” ujar Arif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, membenarkan bahwa guru tersebut telah dipanggil untuk klarifikasi. Berdasarkan pemeriksaan awal, guru FT mengaku kehilangan uang berkali-kali sehingga emosinya memuncak.

“Menurut cerita dari yang bersangkutan katanya beliau kehilangan uang Rp200 ribu pada Senin (2/2). Dan itu bukan yang pertama kalinya menurut guru tersebut,” kata Arief.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Arief menambahkan bahwa pada peristiwa terakhir guru tersebut kehilangan uang Rp75 ribu, sehingga reaksi yang muncul terbilang over reaktif. “Mungkin beliau ada persoalan ya, kebetulan beliau juga kondisi kesehatannya kurang optimal, lalu kehilangan sesuatu, akhirnya over reaktif,” jelasnya.

Tindakan yang Diambil Dinas Pendidikan

Walau guru FT telah mengakui kesalahannya, Disdik Jember tetap menegaskan akan memberikan sanksi administratif sesuai prosedur operasi standar. Beberapa langkah awal yang telah diambil antara lain:

  • Oknum guru ditarik sementara dari tugas mengajar.
  • Disdik berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain.
  • Opsi pemindahan tugas sedang dipertimbangkan.

Langkah ini dilakukan agar proses belajar mengajar kembali kondusif dan kepercayaan orang tua terhadap pendidikan di sekolah dapat dipulihkan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur. Insiden tragis yang melibatkan dua kendaraan truk tersebut menyebabkan seorang balita berusia lima...

Regional

Newestindonesia.co.id, Peristiwa tragis terjadi di kawasan Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Dua pemuda dilaporkan digigit ular weling saat sedang berkumpul bersama...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus kecelakaan maut yang menewaskan seorang siswa sekolah dasar dan seorang pedagang di Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki babak baru. Polisi resmi menetapkan Kepala...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengaku sangat kecewa usai dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu hamil ditandu warga selama tujuh jam menuju rumah sakit viral di media sosial. Peristiwa memilukan itu terjadi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan bahwa terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, saat ini tengah menjalani...

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau membongkar praktik judi online internasional berkedok lotre Hong Kong yang beroperasi di Kota Batam. Dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Komplotan maling motor beraksi di kawasan Jalan Pesanggrahan, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Aksi para pelaku gagal setelah dipergoki warga saat hendak membawa kabur...

Advertisement