Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Terungkap, Menantu Gelapkan Uang Rp4,7 M Untuk Biayai Selingkuhan

viral penggelapan uang di Bengkulu. Foto: Dok. Media Sosial

Newestindonesia.co.id, Kasus penggelapan uang yang melibatkan seorang menantu di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Pelaku berinisial SU diduga menggelapkan uang milik mertuanya hingga mencapai Rp4,7 miliar dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi, termasuk membiayai hubungan dengan wanita lain.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memperlihatkan pelaku bersama perempuan yang diduga selingkuhannya di sebuah vila di Bali. Unggahan tersebut disertai sindiran, “kalau mau selingkuh pakai uang pribadi, bukan mencuri uang mertua”, yang kemudian memicu perhatian luas publik.

Setelah viral, aparat kepolisian bergerak cepat dan mengamankan pelaku di wilayah Kecamatan Kepahiang tanpa perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Kepahiang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Modus Penggelapan Uang

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa SU merupakan orang yang dipercaya mengelola bisnis kopi milik mertuanya. Dalam praktiknya, pelaku diduga melakukan penggelapan secara bertahap dari hasil penjualan kopi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kanit Pidum Polres Kepahiang, Aipda Abdullah Barus, mengungkapkan bahwa pelaku mengakui perbuatannya saat diperiksa.

“Dari hasil interogasi, pelaku tidak membantah perbuatannya. Ia mengakui telah melakukan penggelapan uang hasil penjualan kopi milik ayah mertuanya secara bertahap,” kata Abdullah dikutip melalui detikSumbagsel.

Dalam pengembangannya, polisi menemukan bahwa penggelapan dilakukan melalui sejumlah transaksi. Dari total transaksi tersebut, tidak semua hasil penjualan disetorkan kepada pemilik.

“Dari transaksi itulah, uang hasil penjualan tidak sepenuhnya disetorkan kepada pemilik (mertua), melainkan diselewengkan untuk kepentingan pribadi,” jelas Abdullah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bahkan, dalam satu kasus pengiriman kopi sebanyak 34.400 kilogram senilai lebih dari Rp2 miliar, pelaku melaporkan bahwa pembayaran belum diterima. Namun setelah dikonfirmasi, pembeli ternyata telah melunasi pembayaran secara penuh.

Baca juga:  Fenomena Gen Z Curhat Di TikTok: Media Sosial Jadi Ruang Aman Ekspresi Diri?

Dipakai Foya-foya dan untuk Selingkuhan

Polisi mengungkapkan, uang hasil penggelapan tersebut tidak digunakan untuk kepentingan keluarga atau usaha, melainkan untuk gaya hidup mewah dan memenuhi kebutuhan pribadi, termasuk membiayai hubungan dengan selingkuhannya.

Barang-barang mewah seperti ponsel, laptop, sepatu, hingga barang bermerek turut diamankan sebagai barang bukti.

Sementara itu, wanita yang diduga sebagai selingkuhan pelaku berinisial CL juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Ia mengakui menerima aliran dana serta sejumlah barang dari pelaku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Wanita (selingkuhan SU) ini juga mengakui kalau dirinya sudah menerima uang transferan dari tersangka,” ujar pihak keluarga korban.

Polisi Telusuri Aliran Dana

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri aliran dana dan aset milik pelaku.

“Kita juga mendalami dari keterangan dan pengakuan terduga pelaku untuk mengetahui modus serta motif melakukan penggelapan uang transaksi kopi ini, karena tidak hanya sekali,” ujarnya.

Polisi juga melakukan pelacakan rekening koran serta aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan guna mengetahui secara pasti ke mana saja uang tersebut mengalir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Keributan terjadi di sebuah minimarket di kawasan Jalan Watu Kaji Raya, Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah Kamis malam (16/4/2026). Seorang pria bertopi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Karo mengungkap keberadaan kebun ganja di kawasan hutan lindung Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggeledah kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) di Kota Serang. Penggeledahan tersebut dilakukan dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian membongkar praktik peredaran obat keras ilegal jenis tramadol yang disamarkan dengan kedok toko ikan hias di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Pengungkapan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga berulat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Peristiwa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Penemuan puluhan paket diduga kokain di pesisir pantai Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggegerkan masyarakat. Barang haram dengan nilai fantastis tersebut kini tengah diselidiki...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pengemudi mobil dengan pengamen “manusia silver” viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus penyelundupan komoditas ilegal dari luar negeri. Kali ini, aparat berhasil menggagalkan upaya...

Advertisement