Newestindonesia.co.id, Kepolisian masih mendalami kondisi kejiwaan seorang pria berinisial MA yang diduga melakukan penusukan terhadap perawat klinik gigi berinisial VS di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. Selain menyelidiki motif penyerangan, penyidik juga menunggu hasil pemeriksaan psikologis terhadap pelaku.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Robiin, mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan sejak peristiwa tersebut terjadi.
“Kami sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mendalami kondisi kejiwaan pelaku,” kata Robiin kepada wartawan, Selasa (2/6/2026) dikutip melalui detikNews.
Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh dari keluarga pelaku, MA disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan jenis skizofrenia dan saat ini menjalani pengobatan rawat jalan. Namun demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan profesional untuk memastikan kondisi psikologis yang bersangkutan.
Menurut Robiin, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui latar belakang tindakan pelaku yang secara tiba-tiba menyerang korban.
Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik aksi penusukan tersebut.
Kronologi Penusukan di Klinik Gigi
Peristiwa penusukan terjadi di sebuah klinik gigi yang berlokasi di Jalan Raya Regency, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, MA datang ke klinik sebagai pasien untuk menjalani tindakan pembersihan karang gigi. Proses perawatan berlangsung normal hingga selesai dilakukan oleh tenaga medis yang bertugas.
Setelah tindakan selesai, pelaku meminta izin menggunakan toilet dan diantar oleh korban yang merupakan perawat klinik tersebut. Tidak lama kemudian, korban justru menjadi sasaran serangan.
Dalam pendalaman yang dilakukan polisi, diketahui pelaku sempat memanggil korban untuk mendekat sebelum akhirnya melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang dibawanya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka tusuk pada beberapa bagian tubuh dan segera mendapatkan pertolongan medis sebelum dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Polisi Sita Pisau dan Periksa Saksi
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan saat melakukan penyerangan. Penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
“Pelaku dan barang bukti diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Robiin.
Selain menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku, polisi juga masih menunggu hasil visum et repertum korban sebagai bagian dari proses penyidikan.
Motif Masih Didalami
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan motif yang melatarbelakangi aksi penusukan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan yang sedang bertugas.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV pascakejadian beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat mengalami luka serius sementara pelaku berhasil diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada aparat kepolisian.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta terkait peristiwa tersebut terungkap secara lengkap, termasuk kondisi kejiwaan pelaku dan motif yang mendasari aksi penyerangan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


