Kronologi Detik-Detik Brutal Gadis Di Lumajang Tewas Dijerat Celana Jin oleh Kekasih

pembunuh-gadis-di-lumajang-yang-ditemukan-tewas-tanpa-busana-di-kamarnya-yang-ternyata-pacar-korban-1783231222461_169

Foto: Pembunuh gadis di Lumajang yang ditemukan tewas tanpa busana (Nur Hadi Wicaksono/detikJatim).

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Wanita berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur (Jatim), tewas dibunuh kekasihnya, RA (18), secara brutal. Mayat MTA ditemukan dalam kondisi tanpa busana di atas tempat tidurnya pada Sabtu (4/7) malam.

Pihak kepolisian berhasil mengungkap kronologi utuh serta skenario licik pelaku yang sempat merekayasa situasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Pelaku Pura-pura Minta Tolong Tetangga

Aksi keji ini awalnya coba ditutupi oleh pelaku dengan menyusun sebuah alibi. RA sempat berpura-pura cemas dan menghubungi tetangga sekitar rumah korban dengan alasan khawatir karena kekasihnya tersebut tidak bisa dihubungi melalui sambungan telepon.

Tetangga korban yang menerima panggilan tersebut lantas mendatangi rumah korban untuk memeriksa kondisinya, hingga akhirnya menemukan MTA sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Tetangganya yang menemukan, katanya dapat telepon dari pacar korban untuk memeriksa kondisinya karena ditelepon tidak bisa. Saat dicek ternyata sudah meninggal, posisinya tanpa busana di kamarnya,” ujar keluarga korban, Diana dikutip melalui detikNews.

Mendapati laporan penemuan jenazah tersebut, pihak kepolisian langsung menaruh kecurigaan pada gerak-gerik pelaku. Tim Satreskrim Polres Lumajang segera melakukan langkah penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil menangkap RA di kediamannya tanpa perlawanan. Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, mengonfirmasi bahwa pelaku memang merupakan kekasih dari korban sendiri.

Motif Sakit Hati dan Pembunuhan Pakai Celana Jin

Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, polisi berhasil mengungkap motif utama di balik aksi pembunuhan berdarah tersebut. Konflik bermula saat pelaku dan korban terlibat pertengkaran atau cekcok mulut yang hebat di lokasi kejadian.

RA yang tersulut emosinya kemudian melakukan penyerangan secara brutal. Pelaku diketahui memukul korban menggunakan balok kayu, menyumpal mulut korban dengan sepotong kain, dan kemudian menjerat leher MTA hingga tewas menggunakan celana jin milik korban sendiri.

Baca juga:  Anak Di Lebak Bulus Bunuh Ayah Dan Neneknya, Divonis Dua Tahun Di Panti Rehabilitasi Sosial

“Pelaku sakit hati atas ucapan korban setelah terlibat cekcok mulut dengan korban, sehingga pelaku membunuh korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia.

Rekayasa Kasus Pemerkosaan

Setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa dan tidak dapat meminta pertolongan lagi, pelaku RA sengaja melucuti seluruh pakaian yang melekat di tubuh MTA. Hal ini dilakukan secara sadar oleh pelaku demi mengaburkan jejak kriminalnya dan merekayasa situasi agar korban seolah-olah menjadi korban aksi pemerkosaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Kini, pelarian dan kebohongan RA telah berakhir. Atas tindakan brutalnya tersebut, pelaku resmi ditahan di Mapolres Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi menjerat pemuda berusia 18 tahun ini dengan Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan, yang membawa ancaman hukuman pidana penjara paling lama hingga 15 tahun.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement