Gunakan Paspor Brasil Palsu, Buronan Interpol Asal Australia Diamankan Imigrasi Bali

petugas-imigrasi-ngurah-rai-menggagalkan-penerbangan-pria-asal-australia-yang-menjadi-buronan-interpol-di-bandara-i-gusti-ngur-1781155272293_169

Foto: Petugas Imigrasi Ngurah Rai menggagalkan penerbangan pria asal Australia yang menjadi buronan interpol di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (6/6/2026). (dok. Imigrasi Ngurah Rai)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan upaya pelarian seorang warga negara Australia yang masuk dalam daftar buronan Interpol. Pria tersebut diamankan setelah ditemukan bersembunyi di toilet sebuah jet pribadi yang hendak lepas landas dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Penangkapan berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) ketika petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan terhadap seorang penumpang yang menggunakan paspor Brasil atas nama GAM. Saat proses pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan sejumlah kejanggalan dalam dokumen perjalanan yang digunakan.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai mengungkapkan bahwa petugas mendeteksi anomali karena yang bersangkutan tidak memiliki catatan masuk maupun izin tinggal yang sah di Indonesia. Kondisi tersebut membuat petugas memutuskan menunda keberangkatannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun situasi berkembang ketika seluruh penumpang yang sebelumnya telah diminta turun justru kembali masuk ke dalam pesawat tanpa izin petugas.

“Petugas memutuskan menunda keberangkatannya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” demikian keterangan resmi Imigrasi Ngurah Rai terkait temuan awal terhadap penumpang tersebut.

Pesawat Sempat Bersiap Lepas Landas

Menurut hasil penyelidikan, jet pribadi yang akan menuju Mozambik itu sempat bersiap untuk lepas landas meski petugas telah memberikan instruksi agar proses keberangkatan dihentikan.

Petugas kemudian memaksa pesawat kembali ke area pemeriksaan dan melakukan penyisiran menyeluruh. Dalam pemeriksaan tersebut, pria yang menggunakan identitas GAM ditemukan bersembunyi di dalam toilet pesawat, sementara penumpang lain berada di kabin.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas memastikan bahwa paspor Brasil yang digunakan merupakan dokumen palsu.

Investigasi lanjutan mengungkap identitas asli pria tersebut sebagai Angelo Pandeli, warga negara Australia berusia 55 tahun yang telah lama menjadi target aparat penegak hukum internasional.

Baca juga:  Kasus Hanania Travel Terus Bergulir, Polda Metro Jaya Periksa 70 Saksi

Diduga Tokoh Kejahatan Terorganisir Internasional

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Interpol, Pandeli diketahui merupakan figur penting dalam jaringan kejahatan transnasional terorganisir atau Transnational Serious Organized Crime (TSOC).

Ia juga disebut sebagai anggota terkemuka kelompok motor outlaw di Australia dan diduga terlibat dalam penyelundupan narkotika dalam jumlah besar ke negara tersebut.

Dalam keterangannya, pihak Imigrasi menyebut pria tersebut telah lama menghindari aparat penegak hukum.

“Individu tersebut telah lama menghindari penegakan hukum dan diduga berusaha meninggalkan kawasan ini secara diam-diam menggunakan dokumen perjalanan yang diperoleh secara tidak sah,” demikian pernyataan Imigrasi Ngurah Rai.

Petugas menduga upaya pelarian dilakukan untuk menghindari proses hukum yang tengah memburunya sekaligus mempertahankan aktivitas jaringan kejahatan yang dimiliki di luar Australia.

Dideportasi dan Dicekal Seumur Hidup

Setelah identitas aslinya terungkap, Imigrasi Bali segera mengambil tindakan administratif keimigrasian terhadap Angelo Pandeli.

Pria tersebut kemudian dideportasi ke Australia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain itu, pemerintah Indonesia juga menjatuhkan sanksi pencekalan permanen sehingga yang bersangkutan tidak dapat kembali memasuki wilayah Indonesia.

Sementara itu, Kepolisian Federal Australia (AFP) menyatakan tengah berkoordinasi dengan otoritas Indonesia terkait perjalanan dan proses penahanan pria tersebut.

AFP menyebut komunikasi dilakukan bersama sejumlah lembaga mitra guna menelusuri lebih lanjut kronologi perjalanan serta dugaan penggunaan dokumen palsu yang dilakukan buronan tersebut.

Bukti Pengawasan Keimigrasian Berjalan Efektif

Kasus ini menjadi salah satu operasi penting yang menunjukkan efektivitas pengawasan keimigrasian di pintu keluar masuk Indonesia, khususnya di Bali yang merupakan salah satu destinasi internasional dengan lalu lintas warga negara asing tertinggi di Indonesia.

Keberhasilan petugas mendeteksi identitas palsu dan menggagalkan upaya pelarian seorang buronan internasional menunjukkan pentingnya kerja sama antara Imigrasi Indonesia, Interpol, dan aparat penegak hukum lintas negara dalam menghadapi kejahatan transnasional.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement
Baca juga:  Rekomendasi 5 Coffee Shop Terbaik Di Canggu 2026, Instagramable Dan Cozy