Geger Makam Di TPU Grinting Brebes Dua Kali Dibongkar OTK, Warga Cemas Motif Ritual Sesat

makam-dibongkar-1782396336542_169

Foto: Dok. Polsek Bulakamba

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Masyarakat Desa Grinting, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihebohkan oleh aksi pembongkaran makam misterius di Tempat Permakaman Umum (TPU) Grinting. Makam salah satu warga setempat tersebut ditemukan dalam kondisi rusak setelah diduga kuat dibongkar oleh orang tidak dikenal (OTK). Yang lebih mengejutkan, aksi nekat ini dilaporkan telah terjadi sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan.

Aksi penggalian makam tersebut pertama kali disadari oleh warga pada Rabu (24/6) pagi. Saat itu, kondisi permukaan tanah makam sudah berlubang akibat bekas galian benda tajam. Berselang satu hari kemudian, tepatnya pada Kamis (25/6), warga kembali dikagetkan dengan adanya bekas galian baru di lokasi makam yang sama. Berdasarkan temuan tersebut, warga menduga kuat aksi pembongkaran ini dilakukan oleh pelaku atau kelompok yang sama.

Salah seorang warga setempat, Wiryono (52), membenarkan adanya peristiwa berulang tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa lubang bekas galian ditemukan secara berturut-turut sejak pertengahan pekan.

“Rabu pagi pertama ditemukan kondisi berlubang dengan bekas galian. Kemudian hari ini juga ada bekas penggalian baru,” kata Wiryono kepada wartawan, dikutip dari detikJateng, Kamis (25/6/2026).

Keresahan Warga dan Dugaan Ritual Sesat

Peristiwa ganjil ini langsung memicu keresahan yang mendalam di kalangan masyarakat Desa Grinting. Kabar mengenai rusaknya fasilitas makam dengan cara digali secara ilegal memunculkan berbagai spekulasi dan kecurigaan di tengah warga.

Warga mengkhawatirkan adanya motif mistis di balik pembongkaran tersebut. Kuat dugaan bahwa pelaku sengaja mengincar properti jenazah seperti kain kafan atau tali pengikatnya untuk keperluan syarat ritual tertentu.

“Kalau warga mencurigai pelaku mau mengambil tali kafan. Biasanya untuk ritual sesat,” ucap Wiryono menambahkan.

Sebagai langkah antisipasi dan pengamanan di lokasi kejadian, area sekitar makam yang menjadi objek pembongkaran kini telah dipasangi garis polisi (police line). Langkah ini diambil untuk mencegah masyarakat mendekat secara sembarangan serta menjaga keutuhan tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga:  Modus COD Berujung Pencurian, Dua Pelaku Diamankan Warga Di Jatiuwung

Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Bulakamba AKP Afandi membenarkan adanya laporan mengenai pembongkaran makam di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian menegaskan telah merespons cepat peristiwa ini untuk meredam keresahan yang terjadi di masyarakat.

Saat ini, personel kepolisian telah dikerahkan guna mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap siapa dalang di balik aksi pembongkaran tersebut serta apa motif sebenarnya.

“Kejadian semalam dan diketahui tadi pagi. Saat ini dalam penyelidikan,” pungkas AKP Afandi singkat saat dimintai keterangan mengenai perkembangan kasus tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh, sembari mempercayakan proses pengungkapan kasus hukum ini kepada aparat berwajib.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement