Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Fakta Kasus Satpol PP Bogor: SK Digadai Oknum ASN, Tunjangan Raib 7 Bulan

Foto: iStock/FreshSplash

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mencuat ke publik setelah beredar video viral yang menampilkan keluhan sejumlah anggota. Dalam kasus ini, sebanyak 14 Surat Keputusan (SK) anggota diduga digadaikan oleh atasan ke bank, sehingga berdampak pada pemotongan tunjangan pegawai selama berbulan-bulan.

Peristiwa tersebut kini tengah menjadi sorotan dan dalam proses pendalaman oleh pihak internal pemerintah daerah.

Kronologi: SK Digadaikan, Tunjangan Tak Pernah Diterima

Kasus ini pertama kali mencuat melalui video viral yang memperlihatkan seorang anggota Satpol PP mengaku tidak menerima tunjangan bulanan. Ia menyebut hak tersebut justru digunakan untuk kepentingan kantor.

“Kami anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor yang merasa terzolimi, karena uang tunjangan kami yang dipakai sama orang kantor untuk memenuhi kebutuhan kantor. Sementara kami harus membayar uang itu setiap bulan,” ujar salah satu anggota dalam video tersebut dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama.

“Dan Alhamdulillah setiap bulan kami anggota Satpol PP Kota Bogor tidak pernah menerima tunjangan, bahkan sudah menunggak sampai 7 bulan. Uang itu dipakai untuk keperluan kantor sama pimpinan kami,” sambungnya.

Modus: Pinjaman Bank Gunakan SK Anggota

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP Kota Bogor, Pupung W Purnama, membenarkan adanya praktik penggunaan SK anggota untuk pengajuan pinjaman ke bank oleh seorang oknum ASN berinisial I.

“Iya jadi si I ini, dia menggunakan nama anggota untuk pinjam uang ke bank, pakai SK anggota tapi ini sepengatahuan anggota dengan perjanjian nanti cicilannya si I yang bayar,” kata Pupung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Oknum tersebut diketahui menjabat sebagai Kasubag Keuangan dan Pelaporan di Satpol PP Kota Bogor.

Baca juga:  Pemkot Bekasi Gelar Festival Pramuka Keren 2025 Untuk Bina Karakter Pemuda

Namun dalam praktiknya, cicilan pinjaman tersebut justru macet. Akibatnya, beban pembayaran beralih kepada anggota yang namanya tercantum dalam SK.

Dampak: TPP Dipotong Otomatis oleh Bank

Karena cicilan tidak dibayarkan oleh pihak yang meminjam, bank kemudian melakukan pemotongan langsung terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) milik anggota.

“Kemudian ternyata kan macet, nah karena macet otomatis tanggung jawab cicilannya itu kan melekat ke yang punya SK dong,” jelas Pupung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“(Imbasnya) TPP-nya dipotong tiap bulan, iya tunjangan, TPP pegawainya dipotong,” lanjutnya.

Dengan kondisi tersebut, para anggota praktis tidak menerima tunjangan selama berbulan-bulan karena langsung digunakan untuk membayar cicilan kredit.

Sempat Ada Kesepakatan, Tapi Tak Direalisasikan

Menurut Pupung, sempat dilakukan pertemuan antara oknum pelaku dan para korban. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa penyelesaian akan dilakukan paling lambat akhir Desember 2025.

“Pada saat itu disepakati akan dilakukan penyelesaian di akhir Desember 2025. Nah ternyata tidak selesai sampai sekarang,” pungkasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui total pinjaman serta jumlah pasti anggota yang terdampak.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Warga Dusun Rancaudik, Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang nenek yang tewas di dalam kamar rumahnya dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aksi tak terduga dilakukan seorang perempuan muda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, setelah kepergok hendak melakukan pencurian di sebuah toko beras. Alih-alih melarikan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah dugaan penculikan dalam kasus bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pemerintah menegaskan insiden tersebut...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dugaan kasus kekerasan seksual berbasis digital di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus mengungkap fakta baru. Jumlah korban dalam kasus ini...

Regional

Newestindonesia.co.id, YouTuber Resbob dituntut hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Suku Sunda. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai terdakwa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban aksi pembegalan bersenjata tajam di wilayah Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban mengalami luka setelah diserang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) tengah mematangkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini direncanakan akan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Ledakan hebat terjadi di sebuah lapangan padel di wilayah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis pagi. Insiden tersebut...

Advertisement