Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Viral Bayi Nyaris Tertukar Di RSHS Bandung, Kemenkes Tegaskan Bukan Penculikan

Foto: Dok. ANTARA FOTO

Newestindonesia.co.id, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah dugaan penculikan dalam kasus bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pemerintah menegaskan insiden tersebut murni akibat kelalaian, bukan tindak kejahatan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyatakan narasi yang berkembang di masyarakat terkait penculikan tidak benar.

“Tidak ada maksud untuk hal-hal di luar itu yang ada penculikan atau kejahatan apa. Tidak ada maksud itu, memang itu sekadar kekhilafan saja yang terjadi dari perawat yang di sana,” kata Aji saat ditemui di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan dikutip melalui detikHealth.

Menurut Kemenkes, peristiwa tersebut terjadi saat ibu bayi, Nina Saleha, sedang menyelesaikan administrasi persalinan. Dalam kondisi tersebut, bayi sempat dititipkan kepada tenaga kesehatan yang bertugas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aji menjelaskan bahwa tenaga kesehatan yang menerima titipan tersebut tidak secara khusus menangani bayi, melainkan bertugas di poli anak dengan beban kerja yang cukup tinggi.

“Dan tenaga kesehatan di situ kan tidak hanya menangani bayi secara khusus ya. Dia di poli anak dan memang akhirnya pekerjaannya agak sedikit terganggu dengan ada penitipan tersebut,” ujarnya.

Situasi itu kemudian berujung pada kekeliruan saat bayi hendak dikembalikan kepada orang tuanya.

“Dan ketika kembali, si ibu mau mengambil anaknya. Mungkin secara tidak sengaja, mungkin ada sedikit di sana terjadi entah pada saat itu perawatnya juga kelupaan atau apa, dan tidak sengaja itu dititipkan ke orang lain,” sambung Aji.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemenkes Pastikan Bukan Tindak Kriminal

Kemenkes menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan ataupun indikasi kejahatan dalam insiden tersebut. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga:  Setelah Dihapus Di Era Gus Dur, Jabatan Kaster Kini Kembali di TNI

Penegasan ini sekaligus merespons kekhawatiran publik yang sempat mengaitkan kejadian tersebut dengan dugaan penculikan bayi.

RSHS Bandung Minta Maaf

Pihak manajemen RSHS Bandung telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan mengakui adanya kelalaian dalam pelayanan.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial TikTok pada tanggal 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha, maka segenap manajemen RSUP Dr Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya,” tulis pihak rumah sakit dalam pernyataan resminya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Manajemen juga menegaskan komitmen untuk melakukan evaluasi serta peningkatan kualitas layanan ke depan.

“Pada prinsipnya, RSUP Dr Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.

Perawat Dinonaktifkan Sementara

Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan perawat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menyebut perawat tersebut dipindahkan ke bagian yang tidak berhubungan langsung dengan pasien.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Perawatnya di nonaktifkan dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP1,” kata Rachim.

Selain itu, evaluasi internal juga dilakukan, khususnya terkait standar operasional prosedur (SOP) penyerahan bayi kepada orang tua.

Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kemenkes menyebut pihak rumah sakit telah berkomunikasi langsung dengan keluarga pasien. Permasalahan ini disebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski demikian, insiden ini menjadi perhatian publik dan mendorong evaluasi sistem pelayanan, khususnya dalam pengawasan bayi di fasilitas kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp
Baca juga:  Langit Doha Dihantam Ledakan Beruntun, Sistem Pertahanan Qatar Cegat Serangan

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Keributan terjadi di sebuah minimarket di kawasan Jalan Watu Kaji Raya, Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah Kamis malam (16/4/2026). Seorang pria bertopi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan perkembangan rencana pemasangan chattra di puncak Candi Borobudur. Ia menegaskan bahwa material yang akan digunakan bukan berasal dari...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan revisi regulasi untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang kian meningkat dan mengancam keseimbangan ekosistem perairan di...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong peran aktif industri besar dalam membina pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) guna memperkuat ekosistem halal...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga berulat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Peristiwa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pengemudi mobil dengan pengamen “manusia silver” viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Cideng, Kecamatan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Warga Dusun Rancaudik, Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang nenek yang tewas di dalam kamar rumahnya dalam...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel. Penetapan tersangka dilakukan...

Advertisement