Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Duh! 173 Siswa SMPN 1 Kragan Alami Sakit Perut Massal Gegara Keracunan MBG

Ketua Satgas MBG Rembang M. Hanies Cholil Barro' bersama Komisi IV DPRD Rembang melakukan inspeksi di SMPN 1 Kragan, Rembang, Rabu (24/9/2025). Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng

Newestindonesia.co.id, Sebanyak 173 siswa SMPN 1 Kragan, Kabupaten Rembang, mengalami gejala sakit perut massal. Kasus ini diduga kuat akibat konsumsi makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sehari sebelumnya.

Dilansir melalui detikJateng (25/9), Ketua Satgas MBG Rembang yang juga Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji dari Dinas Kesehatan. Namun, dugaan sementara mengarah pada menu MBG yang dikonsumsi para siswa.

“Ini kasus keracunan ya anak-anak, ditengarai keracunan. Karena beberapa dari SMP 1 Kragan, ada 173 anak yang mengeluh sakit perut pada hari ini. Keracunannya ditengarai dari MBG yang dibagikan kemarin (23/9),” kata Gus Hanies saat diwawancarai detikJateng, Rabu (24/9).

Menurutnya, menu MBG yang disajikan untuk siswa SMPN 1 Kragan kemarin adalah mi ayam, tahu rebus, serta buah potong melon. Ia menyoroti khususnya buah potong yang tidak direkomendasikan untuk didistribusikan massal karena rawan kontaminasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Buah potong ini sebenarnya tidak direkomendasikan. Nanti kita akan tekankan harus sesuai standar operasional. Makanan harus jelas dimasak jam berapa, dibagikan jam berapa, maksimal dikonsumsi jam berapa. Karena setiap masakan beda-beda masa kedaluwarsanya,” tegasnya.

Sebelumnya, siswa SMPN 1 Kragan, Kabupaten Rembang dilarikan ke Puskesmas usai mengalami gelaja keracunan. Puskesmas Kragan I mencatat ada 173 siswa yang mendapatkan penanganan medis.

Dari jumlah tersebut, 160 orang di antaranya menjalani rawat jalan, sedangkan 13 siswa terpaksa dirawat inap. Para siswa ini rata-rata mengeluhkan gejala mual, pusing, sesak napas, diare hingga muntah-muntah usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 23 September 2025 kemarin.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca juga:  Remaja Putri Di Prabumulih Kenal Pria Di Medsos, Diperkosa Dua Kali Di Rumah Pelaku
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk mulai meninggalkan pola rapat yang bersifat administratif...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah mencopot Luky Alfirman dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Nama Luky...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebanyak 252 siswa di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur, dilaporkan mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengidentifikasi sedikitnya lima santriwati diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan pendiri pondok pesantren berinisial AS...

Regional

Newestindonesia.co.id, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi akhirnya menangkap AS (52), pendiri pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap puluhan santriwati. Penangkapan dilakukan setelah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlindungan santri di lembaga pendidikan keagamaan menyusul mencuatnya kasus dugaan pemerkosaan terhadap...

Advertisement