Newestindonesia.co.id, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melantik Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik). Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi pemerintahan sekaligus upaya memperkuat komunikasi publik di era digital yang semakin dinamis.
Pelantikan tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya. Pemprov DKI berharap kehadiran Marulina mampu membawa pendekatan komunikasi yang lebih adaptif, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Marulina menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia menilai masa transisi sebelum efektif menjabat menjadi momentum penting untuk mematangkan arah kerja organisasi.
“Kami memiliki waktu untuk mempersiapkan secara lebih matang-mulai dari koordinasi lintas OPD, pemetaan program, hingga penyelarasan kebijakan. Dengan begitu, saat mulai efektif nanti, kami dapat langsung bergerak cepat,” ujar Marulina.
Fokus Komunikasi Publik Cepat dan Kredibel
Ke depan, Marulina menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga kredibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya percepatan transformasi digital di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Menurutnya, integrasi layanan digital serta pemanfaatan data dan statistik akan menjadi fondasi penting dalam perumusan kebijakan yang lebih terukur.
“Pemanfaatan data dan statistik harus menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan terukur, menuju evidence-based policy,” ungkapnya.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem komunikasi yang kuat. Marulina menyebut keterlibatan media, komunitas, hingga sektor swasta akan memperkuat layanan publik yang lebih inklusif.
Tantangan dan Peluang di Era Digital
Marulina mengakui bahwa dinamika informasi yang semakin cepat menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Namun di sisi lain, tingginya penetrasi internet di Jakarta membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik.
“Di tengah meningkatnya dinamika informasi, tantangan komunikasi publik mendatang dinilai akan semakin kompleks. Namun, peluang juga terbuka lebar seiring tingginya penetrasi internet di Jakarta,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat dan konstruktif.
“Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis inovasi, ia optimistis komunikasi publik di Jakarta dapat semakin relevan, transparan, dan berdaya saing,” jelasnya.
Strategi Pemprov: Manajemen Talenta
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa pengisian jabatan dilakukan melalui pendekatan manajemen talenta dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kapasitas kepemimpinan.
“Dalam penetapan ini, kami bertiga, Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda, berkomunikasi dan berdiskusi untuk menentukan nama-nama terbaik. Kami menggunakan manajemen talenta, dan mudah-mudahan ini merupakan pilihan terbaik untuk Jakarta,” tutur Pramono.
Ia juga menjelaskan bahwa pelantikan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kesinambungan pemerintahan.
“Perlu kami sampaikan agar tidak terjadi salah tafsir, dalam pelantikan ini terdapat 11 pejabat yang dilantik. Tiga orang berlaku mulai hari ini, empat orang mulai 1 Juni, tiga orang mulai 1 Agustus, dan satu orang menunggu keputusan,” tambahnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan struktur birokrasi di bawah kepemimpinan Pramono.
“Saya dan Wakil Gubernur mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Mudah-mudahan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dalam orkestrasi pemerintahan yang kami pimpin,” pungkasnya.
Peran Strategis Diskominfotik
Dalam konteks pemerintahan modern, Diskominfotik memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah perkembangan ekosistem digital, kebutuhan akan informasi yang cepat, akurat, dan relevan menjadi semakin krusial.
Dengan kepemimpinan baru, Pemprov DKI Jakarta diharapkan mampu memperkuat sistem komunikasi publik yang tidak hanya responsif, tetapi juga berbasis data dan inovasi.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login