Demo BBM Di Cikini Berlangsung Malam Hari, Polisi Pastikan Situasi Kembali Kondusif
Foto: Massa demo kenaikan BBM nonsubsidi di Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. (Tangkapan layar Instagram)
Newestindonesia.co.id, Sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di kawasan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/6/2026) malam. Aksi yang berlangsung di Jalan Cikini Raya tersebut akhirnya dibubarkan oleh pihak kepolisian karena dinilai tidak memenuhi ketentuan penyampaian pendapat di muka umum.
Aksi unjuk rasa berlangsung ketika kondisi sudah memasuki malam hari. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sekelompok massa berkumpul di sekitar Jalan Cikini Raya sambil menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi belakangan menjadi perhatian publik setelah adanya penyesuaian harga yang mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia. Kondisi tersebut memunculkan beragam respons dari masyarakat, termasuk aksi demonstrasi yang terjadi di kawasan Cikini.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihak kepolisian membubarkan aksi karena kegiatan tersebut tidak disertai pemberitahuan sebelumnya kepada aparat keamanan. Selain itu, terdapat tindakan yang dianggap melanggar ketentuan dalam pelaksanaan aksi.
“Pukul 20.30 WIB sd 21.30 WIB, kegiatan tanpa pemberitahuan dan melanggar ketentuan membakar ban, sehingga kita bubarkan,” kata Braiel kepada wartawan dikutip melalui detikNews.
Menurut Braiel, pembubaran dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut. Polisi juga memastikan situasi di lokasi kembali terkendali setelah massa meninggalkan area demonstrasi.
Ia menegaskan tidak ada peserta aksi yang diamankan selama proses pembubaran berlangsung. Kepolisian memilih langkah persuasif untuk mengakhiri kegiatan tersebut.
“Sudah dibubarkan, situasi aman,” kata Braiel.
“Tidak ada (yang diamankan),” tegasnya.
Hingga aksi berakhir, arus lalu lintas di sekitar kawasan Cikini dilaporkan kembali normal dan aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa. Aparat kepolisian tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi lanjutan terkait isu kenaikan harga BBM nonsubsidi.
(DAW)