Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Kasus Sabu 2 Ton Di Batam, Hotman Paris: Fandi Baru Kerja 3 Hari Dan Tak Tahu Isi Kardus

Hotman Paris menjadi pengacara ABK Fandi soal kasus Sabu 2 ton yang dituntut hukuman mati. Foto: Dok. Tribun Medan

Newestindonesia.co.id, Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menegaskan bahwa Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapal (ABK) yang menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan narkoba hampir dua ton di Batam, tidak mengetahui isi muatan kapal yang ia bantu angkut.

Pernyataan tersebut disampaikan Hotman saat mendampingi ibu Fandi yang datang ke Kompleks Parlemen Senayan untuk meminta perhatian Komisi III DPR RI terkait kasus yang menjerat putranya.

Hotman menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam perkara tersebut, terutama terkait posisi Fandi yang disebut baru bekerja sebagai ABK selama beberapa hari sebelum penangkapan terjadi.

“Jelas-jelas dia (Fandi) baru kerja 3 hari,” kata Hotman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/2/2026) dikutip melalui Sinpo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Hotman, fakta persidangan menunjukkan Fandi bahkan berkali-kali menanyakan isi kardus yang diangkut ke dalam kapal. Hal itu, menurutnya, menjadi indikasi bahwa terdakwa tidak mengetahui barang tersebut merupakan narkotika.

“Yang kedua, di BAP maupun di persidangan diakui oleh para saksi bahwa Fandi itu bolak-balik nanya itu apa isinya kardus itu? Bolak-balik sampai dia tanya ke Kapten dan tanya juga ke Wakilnya, Pak Tambunan ya. Dan itu sudah merupakan bukti bahwa dia tidak tahu,” imbuhnya.

Kasus Narkoba 2 Ton

Kasus ini bermula dari penangkapan kapal yang membawa narkotika jenis sabu dengan berat hampir dua ton di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Dalam kasus tersebut, sejumlah awak kapal termasuk Fandi Ramadhan turut dijadikan terdakwa.

Fandi sendiri diketahui merupakan lulusan pendidikan pelayaran yang baru mendapatkan pekerjaan sebagai ABK. Ia disebut baru naik kapal sekitar tiga hari sebelum penangkapan dilakukan aparat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam proses persidangan, terungkap bahwa saat kapal berada di tengah laut, sebuah kapal nelayan merapat dan memindahkan puluhan kardus ke kapal yang diawaki para terdakwa. Fandi disebut hanya menjalankan perintah kapten untuk membantu memindahkan barang tersebut.

Baca juga:  Publik Syok! AKP Malaungi Perwira Anti Narkoba Kini Ditahan Kasus Sabu

Hotman menilai tidak masuk akal jika jaringan narkotika internasional mempercayakan barang bernilai fantastis kepada seseorang yang baru bekerja beberapa hari.

Ia menyebut nilai narkotika yang diselundupkan diperkirakan mencapai triliunan rupiah, sehingga kecil kemungkinan sindikat besar menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada awak kapal baru.

Soroti Dugaan Kesalahan Penegakan Hukum

Atas dasar itu, Hotman meminta Komisi III DPR RI untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan memastikan tidak terjadi kesalahan dalam proses penegakan hukum.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga meminta pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, untuk menaruh perhatian terhadap perkara tersebut karena menyangkut ancaman hukuman mati terhadap seseorang yang menurutnya belum tentu bersalah.

Menurut Hotman, penelusuran lebih mendalam perlu dilakukan terhadap peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut, termasuk kapten kapal dan pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika.

Kasus ini pun kini menjadi sorotan publik karena menyangkut kemungkinan terjadinya miscarriage of justice atau kegagalan sistem peradilan dalam memberikan keadilan bagi pihak yang seharusnya tidak bersalah.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id – Sumut, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggerebek kamar mandi sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Patumbak, Kabupaten Deli...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi melalui modus baru; barang haram tersebut diselundupkan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika yang disamarkan dalam bentuk rokok elektronik atau vape di wilayah Jakarta Pusat. Dalam...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, alias El Mencho, pemimpin salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh di Meksiko, Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), tewas dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam jaringan peredaran narkotika kembali mencuat di Polres Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Dua perwira polisi, termasuk Kepala Satuan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan tes urine terhadap seluruh personel di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Jabatan Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Bima Kota kembali berubah hanya sepekan setelah penunjukan sebelumnya. AKBP Catur Erwin Setiawan resmi digantikan oleh...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) oleh Komisi Kode Etik dan...

Advertisement