Newestindonesia.co.id, Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) bersama Israel ke Iran menimbulkan kerusakan besar terhadap infrastruktur sipil. Ratusan ribu rumah warga dilaporkan rusak, termasuk fasilitas kesehatan hingga sekolah di berbagai wilayah.
Dilansir dari detikNews, Jumat (3/4/2026), Bulan Sabit Merah mengungkapkan bahwa dampak serangan tersebut sangat luas dan menyasar berbagai sektor vital masyarakat.
Setidaknya hampir 140.000 unit perumahan mengalami kerusakan akibat serangan udara tersebut. Selain itu, 316 fasilitas kesehatan, layanan medis, dan unit darurat (EMS) turut terdampak.
Tidak hanya itu, sektor pendidikan juga terkena imbas signifikan. Sebanyak 763 sekolah dilaporkan rusak, serta 18 kantor Bulan Sabit Merah ikut terdampak dalam konflik yang terus berlangsung.
Upaya pencarian dan penyelamatan pun terus dilakukan di tengah puing-puing bangunan. Tim penyelamat bahkan mengerahkan anjing pelacak untuk membantu proses evakuasi korban.
Disebutkan bahwa anjing pelacak telah diterjunkan dalam 693 misi pencarian dan penyelamatan sejak konflik dimulai. Dalam operasi tersebut, tim berhasil menemukan korban luka maupun jenazah yang tertimbun reruntuhan.
Situs Budaya dan Sejarah Ikut Terdampak
Kerusakan tidak hanya terjadi pada infrastruktur modern, tetapi juga menyasar situs bersejarah dan budaya di Iran.
Otoritas setempat melaporkan lebih dari 100 museum dan situs budaya mengalami kerusakan sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026.
Kepala komite warisan budaya pada Dewan Kota Teheran, Ahmad Alavi, menyatakan:
“Setidaknya 120 museum, bangunan bersejarah, dan situs budaya di berbagai provinsi menjadi sasaran langsung dan mengalami kerusakan struktural yang serius,” dikutip melalui AFP.
Beberapa situs penting yang terdampak antara lain Istana Golestan yang terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO, serta kompleks Istana Saadabad, Istana Marmer, dan Museum Perang Teymourtash.
Ribuan Korban Jiwa
Konflik bersenjata yang berlangsung sejak akhir Februari itu juga menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
Dilaporkan sedikitnya 1.340 orang tewas akibat rentetan serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel di berbagai wilayah Iran.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari operasi militer skala besar yang terus berlanjut hingga saat ini.
Iran Lakukan Serangan Balasan
Di sisi lain, Iran juga melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone. Target serangan diarahkan ke wilayah Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Konflik ini pun semakin memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran global terkait eskalasi perang yang lebih besar.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login