Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Konflik Memanas: Rusia Lancarkan 111 Drone, Ukraina Siap Balas Jika Energi Diserang

Foto: Potret Rusia terus melancarkan serangan ke Ukraina. (REUTERS/Anatolii Stepanov)

Newestindonesia.co.id, Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia–Ukraina yang memasuki hampir empat tahun, militer Rusia dilaporkan melancarkan serangan udara besar-besaran dengan menggunakan 111 drone dan satu rudal balistik ke wilayah Ukraina pada Kamis dini hari waktu setempat. Serangan ini terjadi meskipun Presiden AS Donald Trump mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui jeda serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina untuk sementara waktu.

Serangan Drone dan Rudal Balistik

Menurut laporan militer Ukraina, dalam serangan tersebut Rusia meluncurkan 111 unit drone tempur dan satu rudal balistik ke berbagai wilayah di Ukraina. Meski jumlah besar ini menunjukkan intensitas agresi yang tinggi, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah target yang berhasil ditembus atau kerusakan infrastruktur akibat serangan.

Laporan militer Ukraina menyatakan bahwa sebagian besar drone dan rudal berhasil dihadang oleh sistem pertahanan udara mereka, namun beberapa wilayah tetap terkena dampak serangan. Detail penyebaran serangan di lapangan belum dipublikasikan secara rinci oleh Kiev.

Reaksi Ukraina

Dalam pernyataannya kepada media, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menanggapi klaim jeda serangan yang disampaikan oleh Trump dengan hati-hati. Zelenskyy menegaskan bahwa sejauh ini belum ada perjanjian resmi yang disepakati antara Kiev dan Moskow terkait gencatan serangan energi ataupun militer.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lebih lanjut, Zelenskyy mengatakan:

“Tidak ada gencatan senjata. Tidak ada kesepakatan resmi mengenai gencatan senjata — seperti yang biasanya dicapai dalam negosiasi. Tidak ada dialog langsung dan tidak ada kesepakatan langsung antara kami dengan Rusia mengenai hal ini.”

Presiden Ukraina menambahkan bahwa Kiev siap untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia, termasuk kilang minyak, asalkan Moskow menghentikan serangan mereka terhadap jaringan listrik dan fasilitas energi Ukraina.

Baca juga:  Trump Umumkan Tarif Impor Tinggi, Indonesia Kena 32 Persen

Zelenskyy menekankan:

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jika Rusia tidak menyerang kami, kita … akan mengambil langkah yang sesuai.”

Konteks Diplomasi dan Perundingan

Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomasi internasional yang bernuansa meningkat, termasuk pembicaraan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Diskusi ini mencoba mencari solusi sementara seputar serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina di tengah cuaca musim dingin ekstrem. Namun menurut Zelenskyy, proses ini masih jauh dari mencapai kesepakatan damai yang komprehensif.

Salah satu hambatan utama adalah permintaan Rusia agar Ukraina menyerahkan wilayah Donbas yang masih dikuasainya, sebuah tuntutan yang ditegaskan Kiev tidak akan diterima.

Dinamika Perang yang Terus Meningkat

Selain serangan drone ini, laporan independen dari berbagai media internasional menyebutkan bahwa Rusia masih aktif menargetkan infrastruktur energi Ukraina di berbagai daerah, termasuk jaringan listrik dan fasilitas penting lainnya, di tengah musim dingin yang parah. Serangan seperti ini dipandang sebagai upaya tekanan geografis dan psikologis terhadap warga sipil Ukraina yang menghadapi suhu ekstrem.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Beberapa laporan juga mencatat bahwa serangan semacam ini dari militer Rusia terjadi meskipun klaim politik yang menyebut adanya jeda serangan untuk kebutuhan diplomasi atau pertimbangan kemanusiaan.

Dampak bagi Warga Ukraina

Dilansir melalui The Guardian, Meski perincian resmi tentang korban jiwa dari gelombang serangan drone ini belum diumumkan, catatan dari serangan sebelumnya menunjukkan bahwa serangan semacam ini seringkali berdampak pada kerusakan fasilitas publik, pemadaman listrik, risiko keselamatan warga sipil, serta gangguan sistem penyedia layanan dasar seperti pemanas dan air bersih selama musim dingin.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca juga:  AS Ajak Puluhan Negara Masuk Ke Dewan Perdamaian Gaza di Bawah Rencana Trump
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id – Washington, D.C., Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat dan calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris mengecam keras upaya Gedung Putih yang berupaya...

Internasional

Newestindonesia.co.id – London, Kepolisian Metropolitan London melakukan penggeledahan di dua properti yang terhubung dengan mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, dalam...

Selebriti

Newestindonesia.co.id – New York, Selebritas dan pebisnis Amerika Serikat, Kim Kardashian, angkat bicara soal hubungannya dengan Kanye West (Ye) beberapa tahun setelah perceraian mereka....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pihak berwenang Rusia mengumumkan penangkapan seorang pria yang diduga menembak Wakil Kepala Dinas Intelijen Militer Rusia (GRU), Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, di ibu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik sebuah video dari akun media sosialnya setelah mendapat kecaman luas dari berbagai pihak atas konten bernuansa rasis...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kremlin menanggapi santai spekulasi bahwa mendiang terpidana kasus kejahatan seksual asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, pernah menjadi agen intelijen Rusia. Pernyataan ini muncul...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta maaf kepada para korban Jeffrey Epstein setelah mengakui bahwa ia mengetahui hubungan mantan Duta Besar...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk melanjutkan dialog militer tingkat tinggi setelah pertemuan antara pejabat militer kedua negara berlangsung di Abu Dhabi, sekaligus...

Advertisement