Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Jerman Butuh 288 Ribu Pekerja Asing per Tahun, India Jadi Andalan

Panorama Dresden, Jerman. Foto: iStock/MikeMareen
Panorama Dresden, Jerman. Foto: iStock/MikeMareen

Newestindonesia.co.id, Jerman menghadapi kekurangan tenaga kerja akibat krisis demografi yang semakin nyata. Untuk mengatasi kondisi tersebut, negara itu kini merekrut pekerja dari India sebagai salah satu solusi utama.

Berdasarkan studi pada 2024 seperti dilansir BBC Indonesia, ekonomi Jerman membutuhkan sekitar 288.000 pekerja asing setiap tahun untuk menjaga stabilitas pasar tenaga kerja. Tanpa tambahan tenaga kerja dari luar negeri, jumlah pekerja diperkirakan akan menyusut hingga 10% pada 2040.

Kondisi ini dipicu oleh semakin banyaknya generasi baby boomer yang memasuki masa pensiun, sementara jumlah tenaga kerja muda di dalam negeri tidak mencukupi akibat rendahnya angka kelahiran.

Sebaliknya, India dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber tenaga kerja muda.
“India adalah negara dengan 600 juta orang berusia di bawah 25 tahun,” kata Aditi Banerjee dari lembaga perekrutan tenaga kerja Magic Billion.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menambahkan bahwa hanya sekitar 12 juta orang yang masuk ke angkatan kerja setiap tahun di India, sehingga terdapat surplus tenaga kerja yang besar.

Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, dibentuk sebuah inisiatif bernama India Works yang bertujuan mengirim tenaga kerja muda India ke Jerman. Program ini menargetkan ratusan peserta magang dalam berbagai sektor.

Tahun ini, sekitar 775 anak muda India direncanakan akan diberangkatkan ke Jerman untuk mengikuti program tersebut. Mereka akan bekerja di berbagai bidang seperti konstruksi jalan, mekanik, tukang batu, hingga pembuat roti.

Kerja sama kedua negara juga diperkuat melalui penandatanganan Migration and Mobility Partnership Agreement pada 2022, yang mempermudah pekerja terampil India untuk masuk ke pasar kerja Jerman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, pada akhir 2024, pemerintah Jerman meningkatkan kuota visa kerja terampil bagi warga India dari 20.000 menjadi 90.000 orang per tahun.

Baca juga:  Vivo Naikkan Harga Diesel Primus Jadi Rp 30.890/Liter, Pertamina Masih Stabil

Data resmi menunjukkan jumlah pekerja India di Jerman meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024 tercatat sebanyak 136.670 pekerja India bekerja di negara tersebut, naik tajam dibandingkan 23.320 orang pada 2015.

Bagi sebagian pekerja India, peluang kerja di Jerman menawarkan prospek gaji lebih tinggi serta kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik. Banyak dari mereka juga menghadapi kesulitan memperoleh pekerjaan di dalam negeri.

Kolaborasi ini mencerminkan saling melengkapi antara kedua negara: Jerman membutuhkan tenaga kerja untuk menjaga pertumbuhan ekonominya, sementara India memiliki surplus tenaga kerja usia muda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan spionase kembali mengguncang Amerika Serikat. Kali ini, sorotan tertuju pada mantan Wali Kota Arcadia, California, bernama Eileen Wang yang mengaku bertindak...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah batu ruby raksasa seberat 11.000 karat ditemukan di wilayah Mogok, Myanmar, kawasan yang dikenal sebagai pusat tambang batu mulia dunia. Penemuan tersebut...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru yang diajukan Teheran terkait upaya mengakhiri konflik...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik besar setelah hampir 80 anggota parlemen dari Partai Buruh mendesaknya untuk mengundurkan diri dari jabatan...

Advertisement