Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Elon Musk Bercanda Tentang Trump Dan ‘Board of Peace’ Di Forum Ekonomi Dunia

DAVOS SWISS 22 Januari Pengusaha Elon Musk menyampaikan pidato selama Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos Swiss pada 22 Januari 2026 Foto oleh Harun OzalpAnadolu via Getty Images
DAVOS, SWISS - 22 Januari: Pengusaha Elon Musk menyampaikan pidato selama Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Foto oleh Harun Ozalp/Anadolu via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Bos Tesla dan X, Elon Musk, sukses mencuri perhatian di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, ketika ia menanggapi usulan baru Presiden AS Donald Trump tentang pembentukan Board of Peace dengan sindiran kata yang memancing tawa hadirin.

Musk membuka sesi diskusinya dengan CEO BlackRock Laurence Fink dengan bercanda tentang nama inisiatif Trump yang bertujuan menciptakan perdamaian di wilayah konflik internasional, termasuk Gaza. Ia mempertanyakan apakah yang dimaksud itu “peace” (perdamaian) ataukah “piece” (potongan/pecahan).

ELON MUSK:
“Is that P-I-E-C-E? Like a little piece of Greenland, a little piece of Venezuela,” seperti dikutip melalui Global Times.

Rujukan permainan kata itu merujuk pada inisiatif Trump yang baru diumumkan di forum yang sama. Ucapan Musk memicu gelak tawa dari audiens, banyak di antaranya merupakan pemimpin global dan tokoh dunia bisnis.

Reaksi Audiens dan Atmosfer Forum

Musk, yang dikenal kerap mengungkapkan pendapatnya secara blak-blakan, tampak bercanda namun sekaligus memberikan sindiran halus terhadap inisiatif tersebut. Audiens Davos merespons positif dengan tawa dan tepuk tangan, menunjukkan kesan humor sekaligus skeptisisme terhadap pesan yang disampaikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pendekatan Musk — dengan menekankan dua makna berbeda dari kata “peace” dan “piece” — mencerminkan bagaimana sebagian kalangan melihat nama inisiatif Trump itu tidak hanya sebagai upaya diplomasi, tetapi juga membuka ruang perdebatan soal motivasi dan implementasinya.

Konteks ‘Board of Peace’ Trump

Trump memperkenalkan Board of Peace sebagai sebuah badan internasional yang awalnya ditujukan untuk mengawasi upaya gencatan senjata dan perdamaian di Gaza. Namun, inisiatif ini telah memicu respons beragam dari negara-negara di Eropa dan Timur Tengah.

Beberapa negara Eropa barat seperti Prancis serta Skandinavia menolak ikut serta, mengkhawatirkan bahwa badan ini bisa menyaingi peran PBB dalam mediasi konflik global. Sementara itu, negara-negara lain seperti Mesir, Saudi Arabia, dan Qatar menyatakan dukungan mereka.

Makna Lebih Dalam dari Sindiran Musk

Sindiran Musk bukan sekadar permainan kata. Banyak analis melihat komentar tersebut mencerminkan kritik yang lebih luas terhadap pendekatan diplomatik yang belum jelas arah strateginya. Musk sendiri belum memberikan pernyataan formal selain lelucon tersebut di panggung Davos.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Komentar itu juga mencuat di tengah ketegangan hubungan publik antara Musk dan Trump sepanjang beberapa bulan terakhir, meskipun keduanya pernah juga menunjukkan keterbukaan untuk berdamai setelah sejumlah perbedaan pada agenda politik sebelumnya.

Respons Komunitas Global dan Media

Media internasional menyoroti komentar Musk sebagai salah satu momen paling dibahas dari sesi WEF hari itu. Selain humor, banyak yang melihat tweet dan komentar semacam itu menjadi sorotan tajam terhadap politik luar negeri AS serta pemimpin industri teknologi dalam pentas global.

Sindiran Elon Musk di Davos menandai bagaimana dialog tentang perdamaian global kini tidak lagi hanya terjadi antarnegara di balik meja diplomasi, tetapi juga terdengar dari tokoh-tokoh bisnis dan inovator yang mempengaruhi opini publik dunia.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Baca juga:  Varian COVID-19 “Cicada” BA.3.2 Terdeteksi Di 25 Negara Bagian AS, Ini Faktanya

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Utut Adianto, menegaskan Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika geopolitik...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya berada dalam posisi yang sangat kuat menjelang putaran lanjutan negosiasi dengan Iran. Pernyataan ini disampaikan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Iran memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka bagi seluruh kapal komersial di tengah berlangsungnya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ancaman bom menghebohkan kediaman kakak Paus Leo XIV di Amerika Serikat. Namun setelah penyelidikan menyeluruh oleh aparat keamanan, ancaman tersebut dipastikan tidak berdasar....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat memicu gelombang ketidakpuasan publik. Mayoritas warga menilai Presiden Donald Trump turut bertanggung jawab atas...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Produksi senjata nuklir Korea Utara kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan negara tersebut dalam mengembangkan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, CEO Citadel, Ken Griffin, memperingatkan bahwa dunia berpotensi masuk ke jurang resesi apabila jalur energi vital global, Selat Hormuz, tetap ditutup dalam jangka...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Komisi I DPR RI meminta pemerintah memperkuat diplomasi energi menyusul langkah Amerika Serikat (AS) yang melakukan blokade di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan...

Advertisement