Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Mantan Presiden Argentina 20 Propertinya Disita Karena Korupsi, Negara Rugi Rp8.335 Triliun

BUENOS AIRES, ARGENTINA - 13 APRIL: Mantan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner memberikan pidato di Pengadilan Comodoro Py setelah memberikan kesaksian di hadapan Hakim Claudio Bonadio dalam penyelidikan kontrak berjangka dolar pada 13 April 2016 di Buenos Aires, Argentina. (Foto oleh Amilcar Orfali/LatinContent via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Pengadilan federal Argentina memerintahkan penyitaan 20 properti milik mantan Presiden Cristina Fernandez de Kirchner dan dua anaknya, Maximo serta Florencia.

Otoritas menyebut, aset-aset tersebut diperoleh melalui praktik korupsi dan pemberian kontrak pekerjaan umum negara secara tidak semestinya.

Langkah itu bertujuan memulihkan kerugian negara sekitar 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 8.335 triliun dari kontrak yang disetujui selama masa pemerintahan Fernandez de Kirchner dan suaminya, Nestor Kirchner.

Putusan tersebut menyasar inti kekayaan keluarga Kirchner, termasuk rumah, lahan, dan beberapa hotel, sebagaimana dilansir UPI, Jumat (21/11/2025).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengadilan juga meluaskan penyitaan terhadap aset yang terhubung dengan pengusaha sekutu keluarga, Lazaro Baez.

Upaya hukum ini menjadi bagian dari perkara “Vialidad”, penyelidikan atas 51 kontrak pekerjaan umum yang diberikan di Provinsi Santa Cruz, daerah asal keluarga Kirchner. Jaksa menilai banyak proyek diberikan secara sistematis kepada Baez dengan anggaran yang dinaikkan dan persetujuan yang dipercepat. Sejumlah proyek bahkan tidak pernah selesai.

Pada 2022, Fernandez de Kirchner dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan larangan seumur hidup dari jabatan publik. Dia kini menjalani tahanan rumah sambil menunggu proses banding.

“Dia sudah kehilangan kebebasannya. Sekarang para hakim ingin menyita asetnya secara besar-besaran,” ujar Sebastian Garcia Diaz, Presiden Civilitas Argentina, kepada UPI.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski polarisasi politik di Argentina cukup dalam, Garcia Diaz menilai sebagian besar masyarakat memang telah menantikan putusan tersebut. “Ini seperti jeritan menuntut keadilan,” katanya.

Namun, banyak warga menyambut kabar ini dengan rasa ragu karena ada kekhawatiran penyitaan tidak benar-benar terjadi.

“Ada banyak pengumuman sebelumnya soal penyitaan asetnya, tetapi selalu saja ada hal yang menghambat proses itu. Karena itu skeptisisme menyebar di Argentina,” ujar Garcia Diaz.

Baca juga:  Trump Di WEF Davos: AS Ingin Ambil Alih Greenland, Janjikan Tanpa Kekerasan

Dia menambahkan, sistem peradilan Argentina kerap memakan waktu bertahun-tahun untuk menuntaskan kasus korupsi, sehingga memicu keraguan terkait independensi dan efisiensinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Keputusan pengadilan saat ini membantu memulihkan sebagian ketidakpercayaan itu, meskipun tidak menghilangkannya sepenuhnya,” papar Garcia Diaz.

Garcia Diaz juga menilai putusan ini juga memberi keuntungan tidak langsung bagi pemerintah saat ini.

“Orang belum benar-benar tahu apakah pemerintah terlibat, tetapi pemerintah menyampaikannya seolah demikian,” ujar Garcia Diaz. Sementara itu, para pendukung Cristina Fernandez de Kirchner menilai, dia menjadi sasaran persekusi hukum. Pendukungnya juga menuding ada konspirasi antar-lembaga negara untuk memenjarakan figur politik yang populer.

“Teori itu sudah gugur, karena kasus ini melalui banyak tahapan. Kasus ini kuat,” papar Garcia Diaz.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kekuasaannya telah melemah dan citra publiknya sangat rusak. Saya pikir dalam beberapa bulan ke depan kita akan melihat Cristina Fernandez de Kirchner menjadi tokoh pinggiran dalam politik Argentina. Sebuah kenangan,” kata Garcia Diaz.

Direktur lembaga konsultan politik CB Consultora, Cristian Buttie, mengatakan bahwa kelanjutan penyitaan bergantung pada independensi lembaga peradilan dan dukungan politik yang ada.

“Hari ini, pengadilan memiliki independensi dan bahkan mendapat dukungan dari pemerintah Javier Milei, yang mengedepankan transparansi,” tutur Buttie.

Namun ia memperingatkan, jika kekuasaan kembali berada di tangan kelompok politik yang sejalan dengan Fernandez de Kirchner, keputusan tersebut bisa tertunda. “Kirchnerisme belum benar-benar bergerak untuk menghentikannya, tetapi perubahan politik dapat berdampak,” jelas Buttie.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Buttie menilai putusan ini tidak akan memberi dampak besar pada politik nasional. Bahkan, tidak ada aksi massa besar yang muncul sebagai bentuk dukungan bagi Fernandez de Kirchner.

Baca juga:  China Kecam Serangan Yang Tewaskan Ali Larijani, Desak Hentikan Operasi Militer

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Fakta di balik viralnya anggota polisi Aipda Vicky Aristo Katiandagho akhirnya terungkap. Sebelumnya, publik dihebohkan dengan kabar dirinya dimutasi setelah mengungkap kasus dugaan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis bebas terhadap Amsal Christy Sitepu, terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) yang nilainya setara sekitar Rp1 miliar dari kantor PT Asmin Koalindo...

Regional

Newestindonesia.co.id, Suasana acara halalbihalal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berubah tegang setelah Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyinggung status masa lalu Wakil Bupati (Wabup) Lebak,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pelarian mantan pejabat Bank Negara Indonesia (BNI) yang diduga menggelapkan dana jemaat senilai Rp28 miliar akhirnya berakhir. Tersangka Andi Hakim Febriansyah diamankan aparat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Kedua tersangka tersebut adalah mantan Menteri Agama...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pengadilan Negeri (PN) Jambi mengungkap alasan perubahan status penahanan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi senilai Rp105 miliar yang kini menjadi tahanan rumah. Perubahan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah kembali berstatus sebagai tahanan rumah tahanan...

Advertisement