Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Tak Hanya Mobil, KPK Temukan Duit Rp1 Miliar Di Kasus Bea Cukai

Foto: iStock/:choochart choochaikupt

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil dan uang tunai senilai sekitar Rp1 miliar dalam pengusutan kasus dugaan suap terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Penyitaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyidikan sekaligus penelusuran aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi di sektor kepabeanan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menyita satu kendaraan roda empat serta uang tunai dalam mata uang asing.

“Penyidik melakukan penyitaan terhadap pihak terkait, berupa satu unit kendaraan roda empat dan uang tunai senilai SGD 78 ribu atau ekuivalen sekitar Rp1 miliar lebih,” kata Budi kepada wartawan, Senin (16/3/2026) dikutip melalui detikNews.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Budi, penyitaan tersebut merupakan bagian dari langkah pemulihan aset atau asset recovery dalam proses penanganan perkara.

Ia menegaskan penyidik masih terus menelusuri berbagai aset lain yang diduga terkait dengan perkara tersebut, termasuk peran pihak-pihak yang terlibat dalam praktik suap di sektor impor.

“Penyidik masih akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri peran dari pihak-pihak lain dan melacak aliran uang hasil dugaan tindak pidana korupsi ini,” ujarnya.

Dampak Korupsi di Sektor Kepabeanan

Budi juga menekankan bahwa praktik korupsi di sektor kepabeanan tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi merusak iklim usaha dan daya saing ekonomi nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, praktik tersebut dapat memberikan dampak luas, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang beroperasi secara legal.

“Korupsi di sektor kepabeanan ini tidak hanya mendegradasi potensi penerimaan negara, tapi juga berdampak buruk pada daya saing dan iklim bisnis nasional, termasuk bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia,” kata Budi.

Baca juga:  Heboh Link Video Syur Selebgram Makassar Beredar Luas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebelumnya KPK Sita Lima Mobil

Penyitaan terbaru ini menambah daftar barang bukti yang sebelumnya telah diamankan penyidik dalam perkara yang sama.

Pada awal Maret 2026, KPK juga menyita lima unit kendaraan roda empat dari kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Terkait dengan perkara Bea Cukai, awal pekan ini penyidik melakukan penyitaan lima unit kendaraan roda empat yang disita di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea Cukai Jakarta,” kata Budi.

Mobil-mobil tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang tengah diselidiki dan kini telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK sebagai barang bukti.

Kasus Berawal dari Dugaan Suap Jalur Impor

Kasus yang diusut KPK berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam pengaturan jalur pemeriksaan barang impor.

Dalam sistem kepabeanan, terdapat beberapa jalur pemeriksaan barang yang masuk ke Indonesia, termasuk jalur hijau dan jalur merah. Jalur hijau memungkinkan barang keluar tanpa pemeriksaan fisik, sementara jalur merah mewajibkan pemeriksaan secara langsung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyidik menduga terdapat pengaturan terhadap sistem tersebut agar sejumlah barang impor dapat masuk tanpa pemeriksaan fisik, sehingga membuka peluang masuknya barang ilegal atau tidak sesuai ketentuan.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dari unsur pejabat Bea Cukai maupun pihak swasta yang diduga terlibat dalam pengaturan jalur impor dan pemberian suap.

Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut, termasuk menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang menyeret oknum di lingkungan Bea Cukai tersebut.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp
Baca juga:  Kejagung Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi Chromebook Di Kemendikbudristek, Rugikan Negara Rp1,9 Triliun

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Aksi kekerasan dalam keluarga terjadi di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Seorang pria berinisial MH (20) nekat membacok kakak kandungnya, BW (31), usai tidak...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mengungkap fakta baru dalam kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan dua orang di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali....

Nasional

Newestindonesia.co.id, Terpidana kasus penipuan investasi binary option Quotex, Doni Salmanan, resmi menghirup udara bebas setelah mendapatkan program pembebasan bersyarat (PB). Ia diketahui telah keluar...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Suasana rapat kerja antara Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI mendadak berubah tegang saat pembahasan anggaran, setelah ditemukan ketidaksinkronan data dalam laporan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengamankan tiga warga negara Australia berinisial ZA, DTL, dan JVD terkait kasus masuk ilegal ke wilayah Indonesia melalui Merauke,...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme bahwa Indonesia tidak lagi membutuhkan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa tahun ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pelecehan terhadap seorang siswi SMP di wilayah Jakarta Barat viral di media sosial dan memicu kemarahan para siswa. Dalam video yang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi IX DPR RI menyatakan akan memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) terkait polemik pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk operasional Kepala Satuan Pelayanan...

Advertisement