Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Ibu Korban Kekerasan Seksual Oleh ASN Di Jambi Tolak Uang Damai Rp 1 Miliar, Minta Pelaku Dihukum Berat

IM didampingi Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Jambi, Amsyarnedi Asnawi saat diwawancarai awak media, Sabtu (5/7/2025).(KOMPAS.COM/ARYO TONDANG)

Newestindonesia.co.id, IM, ibu dari korban dugaan kekerasan seksual oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, mengungkap bahwa dirinya mengalami tekanan dari sejumlah pihak yang diduga ingin menggiringnya menuju jalan damai.

IM mengaku kerap didatangi orang tak dikenal, bahkan ditawari uang dengan nilai fantastis, agar ia bersedia menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

“Saya tidak bisa hitung, berapa orang yang datang ke rumah. Saya ditawarin sampai Rp 1 miliar,” kata IM, saat diwawancarai pada Sabtu (5/7/2025), Dikutip melalui Kompas.

Bagi IM, tawaran uang sebesar apa pun tidak dapat menggantikan perjuangannya untuk menuntut keadilan bagi anaknya. Ia ingin pelaku Yanto alias Rizky Aprianto mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan, keselamatan anak-anak lain jauh lebih penting daripada menerima imbalan materi.

“Saya tidak akan menggantikan keadilan anak saya dengan uang. Saya hanya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas IM. “Saya cuman mau keadilan bagi anak saya. Dan cuman takut akan ada banyak anak-anak lainnya jadi korban,” sambung dia. Menurut IM, orang-orang yang datang kerap mengaku dikirim untuk “merayu” dirinya agar setuju berdamai.

Bahkan, ia menggambarkan situasi tersebut seperti berada dalam tekanan berulang. “Orang yang datang itu bilang ‘kami disuruh, siapa yang bisa mendamaikan kasus ini. Nah, kalau gagal, pasti ada orang baru yang datang’. Dan betul, setelah saya tolak, tiga hari berikutnya ada orang baru,” katanya.

Kasus ini menjerat seorang ASN bernama Rizki Apriyanto alias Yanto, yang dilaporkan atas dugaan melakukan kekerasan seksual terhadap anak laki-laki berusia 13 tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa terjadi pada sore hari saat korban pulang sekolah, ketika pelaku menghampirinya dengan mobil dan diduga menggunakan modus berpura-pura menanyakan alamat. Perkara ini kini telah masuk dalam proses persidangan, dengan pelaku yang sebelumnya dijatuhi vonis dua tahun penjara oleh hakim, putusan yang menuai sorotan dari pihak keluarga dan pegiat perlindungan anak.

Baca juga:  Viral Tabrak Lari Di Kisaran Sumut, Polisi Ungkap Pengemudi Oknum Anggota Polres

Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah mengklaim kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mampu memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran negara, khususnya dalam menekan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah resmi menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengungkap fakta baru yang memilukan dalam kasus pencabulan dan penyekapan seorang siswi SMP berinisial SHR di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pengadilan Negeri (PN) Jambi mengungkap alasan perubahan status penahanan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi senilai Rp105 miliar yang kini menjadi tahanan rumah. Perubahan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang turis asal Australia di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Seminyak,...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah menghadapi ancaman pemberhentian akibat kebijakan pembatasan belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal membayangi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di berbagai daerah. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial NL (39), warga Desa Totok, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), diringkus pihak kepolisian setelah...

Advertisement