Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Ratusan Mahasiswa UPN Jogja Demo di Rektorat, Tagih Ketegasan Kampus soal Kekerasan Seksual

Foto: Aski mahasiswa UPN 'Veteran' Yogyakarta menuntut kampus mengusut tuntas kejadian kekerasan seksual di kampus, Rabu (20/5/2026). (Jauh Hari Wawan S/detikJogja)

Newestindonesia.co.id, Ratusan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi di gedung rektorat kampus pada Rabu (20/5/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada pihak kampus agar segera menuntaskan dugaan kasus kekerasan seksual yang disebut telah berlangsung cukup lama di lingkungan kampus.

Dalam aksi itu, mahasiswa memenuhi area tengah gedung rektorat hingga menduduki lantai satu sampai lantai tiga. Massa aksi membawa tuntutan agar kampus tidak lagi lamban dalam menangani kasus kekerasan seksual serta meminta adanya transparansi terhadap proses penanganan yang dilakukan pihak universitas.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UPN Veteran Yogyakarta, Muhammad Risyad Hanafi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk akumulasi kemarahan mahasiswa atas dugaan kekerasan seksual yang dinilai telah terjadi sejak lama.

“Akhirnya meminta pertanggungjawaban dari Satgas PPKPT dan juga Pak Rektor terkait komitmennya menyelesaikan kasus ini seperti itu,” ujar Risyad saat ditemui wartawan, Rabu (20/5) dikutip melalui detikJogja.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mahasiswa menilai kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Mereka meminta pihak kampus benar-benar berpihak kepada korban serta memastikan seluruh laporan ditindaklanjuti secara serius.

Aksi yang berlangsung di kawasan rektorat itu juga menjadi sorotan publik setelah sejumlah mahasiswa melakukan konsolidasi dan menyerukan pengawalan kasus secara terbuka. Berdasarkan informasi yang beredar, mahasiswa menuntut adanya langkah konkret dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

Menanggapi aksi tersebut, Rektor UPN Veteran Yogyakarta, M Irhas Effendi, mengaku prihatin atas dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus yang dipimpinnya.

“Tentu dalam banyak hal saya ikut prihatin,” kata Irhas di hadapan para mahasiswa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Irhas juga menegaskan pihak kampus siap memberikan sanksi tegas kepada pengajar ataupun pihak kampus yang terbukti melakukan kekerasan seksual.

Baca juga:  BGN Ungkap Fakta Pria Viral Joget Di Dapur MBG, Miliki 7 SPPG tapi Baru 1 Beroperasi

“Saya sebagai rektor, tadi saya sudah mendengar ada banyak tuntutan kepada para pelanggar kekerasan seksual. Saya siap berikan sanksi untuk pengajar dari UPN,” tegasnya.

Pernyataan rektor tersebut langsung disambut sorakan dan tuntutan lanjutan dari mahasiswa yang meminta komitmen itu diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar janji di depan massa aksi.

Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi belakangan menjadi perhatian publik nasional. Sejumlah kampus di Indonesia tengah menghadapi tuntutan agar memiliki mekanisme perlindungan korban yang lebih kuat dan transparan dalam penanganan kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta berharap pihak kampus tidak hanya berhenti pada penyelidikan internal, tetapi juga membuka ruang aman bagi korban untuk melapor tanpa rasa takut. Mereka juga meminta agar Satgas PPKPT bekerja secara independen dan akuntabel.

Hingga aksi berlangsung, mahasiswa menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus dan menagih realisasi janji pihak rektorat terkait penindakan terhadap pelaku apabila terbukti bersalah.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penemuan 11 bayi di sebuah rumah milik bidan di wilayah Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video viral di media sosial memicu perdebatan publik setelah memperlihatkan seorang wisudawan berteriak sambil memamerkan laptop di tengah suasana kelulusan kampus. Dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penemuan 11 bayi di sebuah rumah di wilayah Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menghebohkan publik. Rumah yang berada di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat....

Regional

Newestindonesia.co.id, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memastikan satu kasus suspek hantavirus yang sempat ditemukan di wilayah tersebut dinyatakan negatif...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kabar duka datang dari jajaran pemadam kebakaran Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Anggota Damkarmat Gunungkidul, Rudi Indratna (56), yang sempat viral setelah pingsan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengidentifikasi sedikitnya lima santriwati diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan pendiri pondok pesantren berinisial AS...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pencabulan terhadap santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menjadi perhatian publik. Dugaan kekerasan seksual...

Advertisement