Newestindonesia.co.id, Seorang wanita menjadi korban penjambretan saat hendak menghadiri wawancara kerja di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku yang merampas telepon genggam korban akhirnya berhasil ditangkap warga setelah korban berteriak meminta pertolongan.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video penangkapan pelaku beredar luas. Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang pria duduk di jalan raya sambil dikelilingi sejumlah warga di kawasan Jalan Raya Kodau, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Berdasarkan narasi yang beredar dan dikonfirmasi pihak kepolisian, kejadian bermula ketika korban berjalan kaki untuk menghadiri interview kerja. Saat berada di lokasi kejadian, pelaku tiba-tiba merampas telepon genggam milik korban.
Korban kemudian berteriak meminta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar pelaku dan berhasil mengamankannya di lokasi kejadian.
Kapolsek Jatiasih Kompol Marganda Siahaan membenarkan adanya peristiwa penjambretan tersebut. Ia mengatakan pelaku yang berinisial KO telah diamankan dan selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah dibawa (ke Polsek), terus dibawa ke Polda karena ada kaitan dengan penangkapan di sana,” kata Marganda kepada wartawan dikutip melalui detikNews.
Menurut Marganda, kejadian penjambretan itu terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Penanganan kasus kini dilakukan Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
“Korbannya perempuan, satu orang inisialnya KO (pelakunya),” ujarnya.
Kasus ini kembali menyoroti maraknya aksi penjambretan telepon genggam di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Sebelumnya, polisi juga mengungkap kasus penadahan ratusan ponsel hasil kejahatan di Bekasi Timur. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 225 ponsel curian dari para tersangka penadah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berjalan kaki seorang diri di jalan raya maupun kawasan yang relatif sepi. Warga juga diminta segera melapor apabila menjadi korban tindak kriminalitas jalanan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


