Newestindonesia.co.id, Anggota Polda Lampung, Brigadir Arya Supena (34), gugur usai ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat mencoba menggagalkan aksi pencurian di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di area parkir sebuah toko roti di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung. Korban diketahui sempat terlibat perkelahian dengan pelaku sebelum akhirnya ditembak di bagian kepala.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan Brigadir Arya sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Kami berduka atas meninggalnya Brigadir Arya Supena setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Lampung,” kata Yuni dikutip melalui detikNews.
Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka tembak di bagian kepala.
“Hasil pemeriksaan almarhum ditembak, di mana mengenai bagian kepalanya,” ujar Yuni.
Sebelumnya, korban sempat dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit setelah insiden penembakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Video evakuasi korban juga sempat beredar luas di media sosial.
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menjelaskan, saat kejadian Brigadir Arya baru selesai menjalankan tugas piket di Direktorat Intelkam Polda Lampung. Dalam perjalanan, korban singgah di toko roti dan mendapati dua orang diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor.
“Korban sempat singgah di Toko Yussy di daerah Kedaton. Kemudian ditemukan ada pelaku sedang melakukan pencurian. Saat ditegur, pelaku berbalik dan sempat berkelahi dengan anggota,” kata Helfi.
Dalam perkelahian tersebut, salah satu pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kepala korban.
“Luka tembaknya ada satu luka tembak,” ujar Helfi.
Polda Lampung menduga pelaku berjumlah dua orang. Hingga kini tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan mendalami jenis senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pelaku lain.
Kapolda Lampung menegaskan pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang menggunakan senjata api.
“Pelaku yang menembak anggota kami akan ditindak tegas,” kata Helfi.
Peristiwa gugurnya Brigadir Arya Supena turut mendapat perhatian publik dan menjadi sorotan terkait maraknya aksi curanmor bersenjata di sejumlah daerah. Sebelumnya, kepolisian juga mengungkap adanya komplotan curanmor bersenjata yang beroperasi lintas wilayah hingga menjual motor curian ke Lampung dan Jawa Barat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


