Newestindonesia.co.id, Penemuan puluhan paket diduga kokain di pesisir pantai Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggegerkan masyarakat. Barang haram dengan nilai fantastis tersebut kini tengah diselidiki aparat kepolisian untuk mengungkap asal-usul serta jaringan yang terlibat.
Sebanyak 23 paket diduga berisi kokain ditemukan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Penemuan ini bermula dari laporan warga yang melihat bungkusan mencurigakan di area pantai.
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menjelaskan, penemuan tersebut terjadi pada Senin (13/4/2026). Saat itu, seorang warga yang tengah berwisata melihat sejumlah paket plastik tersebar di sepanjang garis pantai.
“Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang warga berinisial D sedang berwisata di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Desa Gadungan, Kecamatan Gili Genting, melihat sejumlah bungkusan plastik bermerek ‘Bugatti’ yang tersebar di sepanjang pantai,” kata Nanang dikutip melalui detikJatim.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat. Petugas yang tiba di lokasi menemukan sebagian paket masih tersusun rapi di dalam terpal, sementara lainnya sudah tercecer di pasir pantai.
“Petugas menemukan sembilan bungkus yang masih tersusun rapi di dalam sebuah terpal tebal berwarna abu-abu, sementara belasan bungkus lainnya sudah tercecer di sepanjang pasir pantai. Total terdapat 23 bungkus yang berhasil diamankan oleh petugas pada tahap awal,” ujarnya.
Menurut Nanang, tas terpal yang digunakan menunjukkan indikasi kuat bahwa paket tersebut dikirim melalui jalur laut.
“Ini (tas terpal abu-abu) didesain khusus untuk pengiriman melalui perairan,” ujar Nanang.
Dipastikan Kokain Murni, Nilai Fantastis
Awalnya, petugas menduga paket tersebut berisi sabu. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polda Jatim, hasilnya menunjukkan bahwa isi paket adalah kokain.
“Berat bruto mencapai 27,803 kilogram. Setelah dicek ulang, berat bersihnya mencapai kisaran 22,226 kilogram. Hasil uji lab memastikan bahwa temuan tersebut adalah kokain murni,” jelasnya.
Dengan jumlah tersebut, nilai ekonomi barang haram itu diperkirakan sangat besar di pasar gelap.
“Harga kokain di pasar gelap mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per gramnya. Jika dihitung total, nilai dari 22 kilogram kokain yang diamankan ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah,” tutup Nanang.
Diduga Mengapung di Laut Beberapa Hari
Polisi juga menduga paket kokain tersebut telah berada di laut sebelum akhirnya terdampar di pesisir pantai Sumenep.
“Ia menduga paket-paket tersebut sudah mengapung di laut selama beberapa hari,” demikian analisis Kapolda Jatim.
Sementara itu, hasil pemeriksaan laboratorium juga memastikan berat bersih barang setelah dikurangi pasir dan kemasan.
“Dari 23 kotak hasil bersihnya 22,226 kg,” jelasnya.
Polisi Selidiki Jaringan Narkoba
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap asal-usul paket serta pihak yang bertanggung jawab atas pengiriman narkotika tersebut.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan di balik peredaran narkoba di Pulau Giligenting yang ditemukan kemarin itu,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba.
“Ini demi untuk melawan peredaran gelap narkotika, menjaga keamanan, dan masa depan generasi muda di kabupaten ini,” tegasnya.
Peran Warga Jadi Kunci
Penemuan ini tidak lepas dari peran warga yang sigap melaporkan temuan mencurigakan. Polisi pun mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian penting dalam memutus rantai peredaran narkotika.
Seluruh barang bukti kini telah diamankan dan menjadi bagian dari penyelidikan lanjutan oleh aparat penegak hukum.
Kasus ini menjadi salah satu temuan narkotika terbesar di Jawa Timur pada tahun 2026, sekaligus menunjukkan adanya potensi jalur distribusi narkoba melalui perairan yang masih perlu diwaspadai.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login