Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Komisi XIII Minta TNI Ungkap Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Aktivis

Foto: Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso. (Dok. Istimewa)
Foto: Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso. (Dok. Istimewa)

Newestindonesia.co.id, Komisi XIII DPR RI mendesak TNI untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), termasuk mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh berhenti hanya pada penangkapan pelaku di lapangan. Ia meminta agar motif serta pihak yang diduga menjadi dalang turut dibongkar secara transparan kepada publik.

“Kami mengapresiasi langkah cepat penahanan pelaku, namun proses hukum tidak boleh berhenti di situ. TNI harus transparan mengungkap apa motif sebenarnya dan siapa dalang atau ‘orang kuat’ di balik aksi keji ini,” ujar Sugiat dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Sugiat juga menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus kekerasan terhadap aktivis tersebut. Menurutnya, peristiwa ini mencederai nilai-nilai demokrasi serta prinsip hak asasi manusia yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seluruh institusi negara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menilai publik berhak mengetahui apakah tindakan tersebut merupakan inisiatif pribadi atau bagian dari perintah pihak tertentu. Oleh karena itu, transparansi dalam proses penyelidikan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Selain itu, Komisi XIII DPR juga mendorong adanya sinergi antar lembaga negara dalam mengawal penanganan kasus ini. Sugiat meminta sejumlah lembaga yang berkaitan dengan penegakan hak asasi manusia untuk turut terlibat agar proses hukum berjalan objektif dan akuntabel hingga ke pengadilan.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aktivis kemanusiaan, serta dugaan keterlibatan aparat negara dalam tindakan kekerasan. DPR menilai pengungkapan secara menyeluruh diperlukan untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Baca juga:  DPR Kritik Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula, Tekankan Proses Hukum

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, menjadi korban pemukulan saat mendampingi proses audiensi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial RS menjadi korban pembegalan disertai penganiayaan di kawasan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Namun, kasus ini mengungkap fakta tak biasa...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya atau outsourcing masih menuai pro dan kontra di kalangan buruh. Di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi akhirnya menangkap pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga melakukan tabrak lari terhadap seorang pedagang buah gerobak di kawasan Duren Sawit, Jakarta...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik mengenai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerjaan alih daya atau outsourcing terus bergulir. Aturan yang diterbitkan pemerintah sebagai...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik yang melibatkan dokter sekaligus kreator konten Richard Lee kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari pendakwah Hanny Kristianto yang mengingatkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terus bergulir. Kali ini, Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua sejoli di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyiarkan hubungan intim secara langsung melalui aplikasi Tevi. Dari aktivitas tersebut,...

Advertisement