Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

DPR Minta Sosialisasi Permenaker Outsourcing Diperkuat, Buruh Masih Menolak

Foto: Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini. (Dok. DPR RI)

Newestindonesia.co.id, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya atau outsourcing masih menuai pro dan kontra di kalangan buruh. Di tengah penolakan sejumlah serikat pekerja, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai regulasi tersebut sejatinya telah mengakomodasi aspirasi pekerja sekaligus memperkuat perlindungan tenaga kerja.

Meski demikian, Yahya meminta pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan sosialisasi secara masif agar isi aturan dapat dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat, khususnya kalangan buruh dan pelaku usaha.

“Pemerintah perlu melakukan sosialisasi secara intensif di kalangan buruh agar Permenaker tersebut bisa dipahami dengan baik,” kata Yahya Zaini kepada wartawan, Selasa (5/5/2026) dikutip melalui detikNews.

Menurut Yahya, regulasi yang baru diteken Menteri Ketenagakerjaan Yassierli itu telah memberikan batasan jelas terkait jenis pekerjaan yang boleh menggunakan sistem outsourcing. Ia menilai aturan tersebut menjadi langkah penting agar praktik alih daya tidak lagi diterapkan secara luas pada pekerjaan inti perusahaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya berpendapat Permenaker tersebut sudah cukup mengakomodir aspirasi buruh. Karena pemerintah membatasi jenis pekerjaan outsourcing hanya pada 6 sektor penunjang, bukan pada pekerjaan inti,” ujarnya.

Adapun enam sektor penunjang yang dimaksud meliputi layanan kebersihan, penyediaan makan dan minuman, pengamanan, penyediaan pengemudi dan angkutan, layanan penunjang operasional, serta sektor energi dan pertambangan.

Selain pembatasan sektor outsourcing, Yahya menilai aturan tersebut juga mempertegas kewajiban perusahaan alih daya dalam memenuhi hak-hak pekerja. Menurutnya, pekerja outsourcing tetap harus mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan secara penuh.

“Perusahaan alih daya wajib memenuhi seluruh hak pekerja, seperti upah, lembur, cuti, BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja, hingga perlindungan saat PHK,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Politikus Partai Golkar itu juga menyoroti pentingnya kepastian status kerja melalui perjanjian kerja yang jelas dan tercatat resmi. Ia menyebut aturan tersebut tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga menjaga keberlangsungan dunia usaha.

Baca juga:  Pemerintah Pastikan Internet Di Aceh Bakal Pulih Sebelum Tahun 2026

“Perjanjian kerja wajib dilakukan dengan jelas dan dicatatkan untuk menjamin kepastian status pekerja. Keempat, memberikan perlindungan lebih kuat kepada buruh sekaligus menjaga keberlangsungan usaha,” lanjut Yahya.

Meski mendapat dukungan dari sebagian anggota DPR, aturan baru outsourcing ini masih mendapat kritik dari kelompok buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebelumnya meminta Permenaker tersebut direvisi karena dinilai belum sepenuhnya menjawab persoalan outsourcing di lapangan.

Senada dengan itu, Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN Ashabul Kahfi mengatakan pemerintah memang telah berupaya memperkuat perlindungan pekerja melalui regulasi baru tersebut. Namun, ia menilai pengawasan implementasi di lapangan tetap menjadi faktor krusial agar praktik outsourcing tidak disalahgunakan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami juga mendorong penguatan pengawasan ketenagakerjaan di lapangan, serta memastikan pembatasan outsourcing benar-benar tegas, terutama tidak masuk ke pekerjaan inti,” ujar Ashabul Kahfi.

Ia menambahkan, DPR memandang Permenaker tersebut sebagai langkah awal yang masih dapat disempurnakan sesuai perkembangan dan aspirasi pekerja ke depan.

“Intinya, DPR memandang regulasi ini adalah langkah awal, tetapi belum final. Aspirasi buruh harus tetap menjadi rujukan utama dalam penyempurnaan kebijakan ketenagakerjaan ke depan,” katanya.

Penerbitan Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah merespons tuntutan buruh yang menguat dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Pemerintah menyebut regulasi tersebut dibuat untuk menciptakan kepastian hukum sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pekerja alih daya di Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Baca juga:  Diana Valencia, Jurnalis CNN Indonesia ID Liputannya Dicabut Istana Gegara Tanya MBG Ke Prabowo

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah mencopot Luky Alfirman dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Nama Luky...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo menegaskan bahwa pembaharuan hukum nasional harus mampu menghadirkan keadilan substantif yang benar-benar dirasakan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku terkejut atas pengungkapan markas judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI menggelar pameran sekaligus lelang ratusan aset rampasan negara dalam ajang BPA Fair 2026. Sedikitnya 400 barang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Paviliun Indonesia resmi hadir dalam ajang seni rupa internasional Venice Biennale 2026 di Venesia, Italia. Melalui pameran bertajuk Printing the Unprinted, Indonesia membawa...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Bareskrim Polri akan menyerahkan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang terlibat dalam sindikat judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Bareskrim Polri menetapkan sebanyak 275 warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus perjudian online internasional yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta...

Advertisement