Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Pengedar Sabu Jaringan Ko Erwin Digiring Ke Bareskrim, Boy Tampak Duduk Di Kursi Roda

Polisi menangkap A Hamid alias Boy di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Boy merupakan jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. (Dok. Istimewa)
Polisi menangkap A Hamid alias Boy di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Boy merupakan jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. (Dok. Istimewa)

Newestindonesia.co.id, Bareskrim Polri menangkap A Hamid alias Boy yang merupakan bagian dari jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Setelah diamankan, Boy dibawa ke kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pantauan di lokasi pada Kamis (12/3/2026) malam menunjukkan Boy tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 21.10 WIB. Ia diturunkan dari kendaraan petugas melalui pintu belakang mobil dengan pengawalan ketat dari sejumlah penyidik.

Saat tiba, Boy tampak mengenakan baju abu-abu dan celana jeans selutut. Kedua tangannya diborgol menggunakan kabel ties berwarna kuning. Ia kemudian dibantu turun oleh penyidik sebelum akhirnya didudukkan di kursi roda yang telah disiapkan petugas.

Selain itu, terlihat salah satu kaki Boy dibalut perban putih. Selama proses pengawalan menuju ruang pemeriksaan, Boy tidak memberikan keterangan apa pun kepada awak media yang menunggu di lokasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ditangkap Saat Bersembunyi di Pontianak

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap A Hamid alias Boy di Pontianak, Kalimantan Barat. Ia diamankan setelah sempat melarikan diri dari Bima, Nusa Tenggara Barat, untuk menghindari proses penegakan hukum.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC). Operasi tersebut dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.

Kombes Kevin Leleury mengatakan tim gabungan berhasil menemukan lokasi persembunyian tersangka setelah melakukan penyelidikan intensif.

“Tim gabungan berhasil mengamankan Abdul Hamid alias Boy, yang berperan sebagai bandar narkotika dalam jaringan Erwin Iskandar di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujar Kevin dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menjelaskan Boy diamankan di sebuah rumah kontrakan di Kota Pontianak setelah sebelumnya melarikan diri dari Bima.

Baca juga:  Inovasi Pompa Air Terintegrasi Surabaya Jadi Solusi Mengatasi Banjir Kota

“Tersangka diamankan di sebuah rumah kontrakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, setelah sebelumnya melarikan diri dari Bima, NTB, untuk menghindari proses penegakan hukum,” kata Kevin.

Setelah ditangkap, Boy langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

Polisi Masih Kembangkan Kasus

Polisi menyatakan bahwa penyidikan terhadap jaringan narkoba ini masih terus dikembangkan. Aparat juga masih mengejar pihak lain yang diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkotika tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kevin menyebut penyidik tengah mendalami kemungkinan keterlibatan sosok lain yang disebut sebagai pengendali jaringan.

“Saat ini, tersangka telah diamankan di kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kevin.

Salah satu sosok yang masih menjadi perhatian penyidik adalah figur yang dikenal dengan sebutan “The Doctor”, yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut.

Terkait Kasus Narkoba di Bima

Kasus ini berkaitan dengan pengungkapan jaringan narkoba yang melibatkan bandar bernama Ko Erwin. Dalam pengembangan penyidikan, Boy diketahui memiliki peran dalam memberikan uang kepada aparat sebagai bentuk “uang atensi”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso sebelumnya menyatakan bahwa Boy sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

“DPO Boy sudah tertangkap,” kata Eko, Kamis (12/3/2026).

Dalam kasus tersebut, Boy disebut memberikan uang sebesar Rp1,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro melalui mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Uang tersebut diserahkan di Uma Lengge, rumah adat khas Bima yang berada di lingkungan Mapolres Bima Kota.

Baca juga:  Andrie Yunus Dirawat Di RSCM, Komisi IX DPR Tekankan Layanan Medis Terbaik

Sementara itu, Didik Putra Kuncoro dan Malaungi telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan tertangkapnya Boy, polisi berharap dapat mengungkap lebih jauh jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan oleh Ko Erwin serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya atau outsourcing masih menuai pro dan kontra di kalangan buruh. Di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi akhirnya menangkap pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga melakukan tabrak lari terhadap seorang pedagang buah gerobak di kawasan Duren Sawit, Jakarta...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik mengenai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerjaan alih daya atau outsourcing terus bergulir. Aturan yang diterbitkan pemerintah sebagai...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik yang melibatkan dokter sekaligus kreator konten Richard Lee kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari pendakwah Hanny Kristianto yang mengingatkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terus bergulir. Kali ini, Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua sejoli di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyiarkan hubungan intim secara langsung melalui aplikasi Tevi. Dari aktivitas tersebut,...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi para penerima beasiswa. Program tersebut disebut sebagai...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggemparkan masyarakat. Seorang kiai berinisial AS yang merupakan pengasuh...

Advertisement