Newestindonesia.co.id – Jabar, Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pagi ini di Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di Km 39, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Sebuah minibus Toyota Kijang Innova tiba-tiba keluar dari jalur dan masuk ke rerumputan di bahu jalan, diduga karena sopir mengantuk saat mengemudi dari Jakarta menuju Bogor.
Menurut keterangan Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, insiden ini diduga dipicu oleh kondisi pengemudi yang kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi saat berkendara.
“Faktor yang mempengaruhi adalah karena mengantuk,” ujar Jajuli saat dihubungi awak media di lokasi kejadian, dikutip melalui detikNews.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, minibus tersebut melaju di lajur 1 dari arah Jakarta. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dan langsung memasuki area rerumputan di pinggir tol.
“Posisi akhir kendaraan normal di rerumputan menghadap serong ke barat,” tambah Jajuli.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dilaporkan. Pengemudi dan penumpang berhasil selamat setelah kejadian dan tidak memerlukan perawatan medis intensif. “Jumlah korban nihil, semua selamat,” kata Jajuli.
Petugas pun segera mengevakuasi kendaraan dari rerumputan dan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Faktor Pengantuk di Jalan Tol
Kasus kendaraan oleng masuk ke rerumputan karena sopir mengantuk bukanlah yang pertama kali terjadi di Tol Jagorawi. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah insiden serupa tercatat di koridor tol ini, di mana pengemudi kehilangan kendali kendaraan karena kelelahan.
Para pakar keselamatan menyebut bahwa berkendara dalam kondisi lelah dapat mengurangi refleks dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan meskipun dalam situasi tunggal tanpa kendaraan lain.
Imbauan Keselamatan
Kepolisian dan pengelola jalan tol mengimbau kepada semua pengendara agar memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara, khususnya saat perjalanan jauh atau pada jam-jam rawan mengantuk seperti dini hari dan larut malam.
“Beristirahat di rest area jika merasa kantuk adalah langkah terbaik untuk mencegah kecelakaan,” tandas seorang sumber dari kepolisian lalu lintas.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login