Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Saham Gorengan Dibongkar! Bos Danantara Ungkap Istilah Sebenarnya Versi Investor Asing

CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. Foto: Dok. Istimewa
CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. Foto: Dok. Istimewa

Newestindonesia.co.id, Istilah saham gorengan kembali ramai diperbincangkan di tengah tekanan hebat yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir-akhir ini. Pandangan itu muncul sebagai respons terhadap gejolak pasar dan pertanyaan dari pelaku pasar, termasuk investor institusional dan asing.

Dalam acara yang digelar di Bursa Efek Indonesia, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, memberi penjelasan komprehensif mengenai istilah yang kini banyak dikaitkan dengan fenomena pergerakan harga saham yang tidak wajar.

Menurut Pandu, istilah saham gorengan yang selama ini populer di kalangan investor lokal sebenarnya memiliki padanan dalam terminologi internasional yaitu “uninvestability” yang digunakan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Istilah ini menunjukkan kondisi suatu saham yang secara valuasi sangat tinggi dan dinilai tidak mencerminkan fundamentalnya.

“Kalau MSCI menyebutnya uninvestability. Kenapa? Karena mungkin secara valuasi sangat tinggi. Valuasi itu apa? Misalnya secara EV to sales, EV to EBITDA atau price to earning ratio yang sangat tinggi. Apakah itu make sense? Sebenarnya kan itu,” ujar Pandu Sjahrir di Bursa Efek Indonesia, Jakarta dikutip melalui detikFinance.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pandu menegaskan bahwa saham-saham yang masuk kategori ini kerap mencatat rasio seperti EV to Sales, EV to EBITDA, hingga Price to Earnings Ratio yang jauh melampaui standar umum, sehingga menimbulkan pertanyaan dari investor mengenai logika fundamental di balik valuasi tersebut.

Sistem Pasar Modal Jadi Sorotan

Pandu juga mengingatkan bahwa istilah saham gorengan seharusnya tidak serta-merta diarahkan pada pelaku pasar, melainkan menjadi refleksi atas kelemahan dalam sistem dan tata kelola pasar modal itu sendiri.

“Dan itu banyak memang masukan-masukan dari investor-investor asing yang merasa kok ini bisa valuasi price to earning bisa sampai ribuan lebih. Jadi sebenarnya lebih kalau disebut bahasa saham gorengan itu kesana. Tapi yang saya bilang juga, yang saya sebut dua hari terakhir, don’t hate the player, hate the game,” tambah Pandu.

Baca juga:  Panduan Lengkap Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, Syarat dan Cara Terbaru

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kritik terhadap fenomena ini sebaiknya diarahkan pada struktur dan mekanisme pasar, termasuk pengawasan dan regulasi yang berlaku, bukan langsung pada investor atau manajer yang bertransaksi secara aktif.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fokus Danantara pada Fundamental dan Likuiditas

Sebagai perusahaan investasi yang aktif di pasar modal Indonesia, Danantara Indonesia, menurut Pandu, tetap berpegang pada prinsip investasi yang sehat dan berlandaskan fundamental. Faktor likuiditas juga disebut sebagai kriteria penting dalam memilih saham untuk investasi jangka menengah dan panjang.

“Kita ingin melakukan investment ke perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental yang sangat baik, company yang sangat baik, dengan valuasi yang menarik, dan terakhir likuiditas yang bagus. Itu juga sangat penting,” tutup Pandu.

Konteks Pasar dan Respons Regulator

Fenomena saham gorengan ini menjadi bagian dari perdebatan lebih luas seputar anjloknya IHSG dan tekanan di pasar modal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia sebelumnya juga menanggapi isu ini, termasuk keterlibatan penegak hukum dalam menyelidiki potensi manipulasi harga.

Selain itu, BEI menyatakan bahwa saham yang mengalami manipulasi harga bisa menjadi bagian dari praktik yang merusak pasar jika tidak ditindaklanjuti, sehingga pengawasan terhadap saham-saham yang sering auto rejection atas (ARA) terus dilakukan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Logam Mulia Antam pada Sabtu, 9 Mei 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.30 WIB, emas...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I Jumat (8/5/2026). Pelemahan terjadi di tengah dominasi saham-saham yang berada di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah terus mendorong penguatan industri logam nasional melalui peningkatan investasi di sektor manufaktur. Salah satunya ditandai dengan peresmian fasilitas produksi kawat besi galvanis...

Regional

Newestindonesia.co.id, Hotel Borobudur Jakarta menggelar simulasi Fire Drill secara menyeluruh di area gedung utama hotel, khususnya di Level 19, sebagai bagian dari upaya meningkatkan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali terperosok ke zona merah pada perdagangan Jumat (8/5/2026). Mata uang Indonesia Rupiah (IDR) dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah pusat mulai mematangkan sinkronisasi kebijakan pengelolaan kepegawaian dan keuangan daerah menjelang implementasi penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara...

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU milik BUMN maupun swasta mendapat perhatian dari Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno....

Advertisement