Newestindonesia.co.id, Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli gabungan pada dini hari di wilayah Jakarta Timur (Jaktim), yang berhasil menggagalkan aksi balap liar dan potensi tawuran serta mengamankan sejumlah pelaku dan barang bukti.
Patroli dilakukan sejak pukul dini hari dan menyasar titik-titik yang kerap menjadi lokasi balap liar maupun tawuran antar kelompok pemuda di sejumlah ruas jalan di kawasan Jaktim. Operasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah ibu kota.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, mengatakan bahwa selain melakukan patroli di jalanan, tim juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas di media sosial untuk mendeteksi ajakan tawuran atau aksi balap liar yang direncanakan sebelumnya.
“Patroli tidak hanya dilakukan di jalanan. Brimob juga memantau aktivitas di media sosial dan mendeteksi adanya ajakan tawuran. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan sejumlah pelaku beserta barang bukti untuk diserahkan ke Polsek terkait,” ujar Henik kepada wartawan, Minggu (25/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam celurit hingga sepeda motor, yang diduga digunakan dalam aksi balap liar maupun tawuran. Seluruh barang bukti dan para pelaku kemudian diserahkan kepada polsek setempat untuk proses hukum lebih lanjut.
Patroli gabungan dalam operasi ini melibatkan unsur Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, serta polsek-polsek jajaran untuk memperkuat kehadiran aparat di lapangan. Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif agar situasi kamtibmas tetap kondusif dan aman bagi warga masyarakat, khususnya di kawasan yang rawan gangguan.
Henik menegaskan, aparat kepolisian siap memberikan pelayanan kepada masyarakat secara kontinyu 24 jam, tanpa batas lokasi ataupun waktu, begitu ada indikasi gangguan keamanan.
“Kami hadir untuk masyarakat 24 jam penuh. Tidak ada kata terlambat, tidak ada batas tempat. Begitu ada potensi gangguan kamtibmas, Brimob langsung bergerak,” ujar Henik.
Pihak kepolisian juga kembali mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak terlibat dalam kegiatan balap liar maupun tawuran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Masyarakat yang menemukan potensi gangguan bisa melaporkan ke layanan darurat kepolisian dengan menghubungi 110.
(DAW)




You must be logged in to post a comment Login