Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Teknologi

Elon Musk Katakan Robotaxi Tesla Akan Dibatasi Di Austin, Dianggap Tak Aman?

Foto: Getty Images/ Chip Somodevilla

Newestindonesia.co.id, Elon Musk mengatakan robotaxi Tesla akan dibatasi pada bagian-bagian tertentu di Austin, Amerika Serikat dan menghindari persimpangan yang dianggap tidak aman oleh perusahaan setelah CEO tersebut ditanya di TV tentang pelaporan Business Insider mengenai kesalahan kritis yang dibuat oleh perangkat lunak Full Self-Driving Supervised milik Tesla .

Dalam berita pada tanggal 17 Mei, dua reporter BI mengendarai Waymo dan Tesla Model 3 2024 yang dilengkapi dengan perangkat lunak FSD terbaru untuk membandingkan teknologi mengemudi otonom kedua perusahaan . Menjelang akhir pengujian, FSD Tesla menerobos lampu merah di persimpangan kompleks di San Francisco.

Tesla berencana untuk meluncurkan layanan robotaxinya bulan depan di Austin
Foto ReutersLiesa Johannssen

Selama diskusi tentang peluncuran robotaxi Tesla, yang ditetapkan pada bulan Juni di Austin, David Faber dari CNBC bertanya kepada Musk tentang laporan Business Insider (BI).

“Saya kira pertanyaan saya adalah, apakah itu menjadi kekhawatiran bagi Anda dalam hal menghadapi hal-hal yang masih merupakan ujian penting, dan mungkin gagal,” kata Faber, Dikutip melalui Business Insider (24/5).

Musk mengatakan pengujian BI “tidak masuk akal” karena membandingkan FSD Supervised milik Tesla, yang menurutnya mengasumsikan pengemudi berada di belakang kemudi dan siap mengambil alih, daripada FSD Unsupervised.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Business Insider (BI) mencatat dalam berita tersebut bahwa pengujian tersebut membandingkan teknologi Tesla yang mungkin berbeda dari perangkat lunak yang akan menggerakkan robotaxi milik perusahaan tersebut. Business Insider (BI) melaporkan bahwa salah satu tujuan pengujian tersebut adalah untuk melihat sejauh mana FSD telah berkembang sejak peluncuran beta pada tahun 2020.

Musk dan juru bicara Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Selasa. Juru bicara Tesla juga tidak menanggapi permintaan komentar atas berita Business Insider (BI) sebelumnya tentang uji coba mengemudi pada tanggal 17 Mei.

Baca juga:  Balas Dendam, Iran Kini Serang Pangkalan Militer AS Di Qatar

Dalam wawancara CNBC, Musk tidak membahas rincian spesifik dalam laporan Business Insider (BI). Namun, ia mengatakan robotaxi Tesla akan dibatasi secara geografis di beberapa bagian Austin.

Waymo milik Alphabet juga menggunakan geo-fencing untuk membatasi mobil otonomnya ke bagian tertentu di kota tertentu, termasuk, untuk saat ini, jalan raya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saat kami memasang mobil di Austin, kami sebenarnya tidak akan memasangnya di seluruh wilayah Austin, tetapi hanya di beberapa bagian Austin yang kami anggap paling aman,” kata Musk di CNBC. “Jadi, kami akan memasang geofence di sana.”

Ia menambahkan: “Mobil itu tidak akan melewati persimpangan kecuali kami sangat yakin mobil itu akan berfungsi dengan baik di persimpangan itu. Atau mobil itu hanya akan mengambil rute di sekitar persimpangan itu.”

Uji coba BI menunjukkan bahwa Waymo tampaknya menghindari persimpangan yang sama tempat Tesla FSD melakukan kesalahan. Sebaliknya, Waymo membawa BI melalui rute yang lebih jauh dan kurang efisien waktu, berdasarkan perkiraan waktu kedatangan yang disediakan oleh Google Maps.

Selama wawancara CNBC, CEO Tesla menegaskan kembali prediksinya bahwa robotaxi Tesla akan mengalami peningkatan pesat setelah peluncuran terbatas bulan depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami akan mulai dengan mungkin 10 selama seminggu, lalu meningkatkannya menjadi 20, 30, 40,” kata Musk. “Mungkin akan mencapai 1.000 dalam beberapa bulan.”


Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Mark Zuckerberg, CEO dan salah satu pendiri Meta Platforms Inc., menjadi miliarder terbaru yang memilih meninggalkan California menuju Florida di tengah wacana pengenaan...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Samsung Electronics dipastikan akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada 25 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat, untuk memperkenalkan lini flagship terbarunya, Samsung...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Iklan di platform media sosial kini semakin dimanfaatkan sebagai sarana penipuan yang merugikan konsumen, mendorong legislator di Amerika Serikat memperkenalkan undang-undang baru untuk...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Sebuah kisah investasi digital yang menarik perhatian dunia terjadi setelah seorang warga Malaysia berhasil menjual nama domain premium AI.com dengan harga yang memecahkan...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Uni Eropa kini bersiap menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak di bawah umur, menyusul semakin kuatnya kekhawatiran tentang dampak negatif...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Dalam dunia digital marketing dan monetisasi website, istilah CPM dan RPM sering menjadi acuan utama dalam mengukur performa iklan. Bagi pemilik website berita,...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id – Washington, Pernyataan mengejutkan datang dari miliarder pemilik SpaceX dan Tesla, Elon Musk, yang mengaku tidak merasa bahagia meskipun memiliki kekayaan luar biasa...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Pokémon, waralaba permainan video yang kini berusia lebih dari 30 tahun, telah berubah dari objek kecurigaan menjadi fenomena global yang mempererat hubungan antar...

Advertisement