Newestindonesia.co.id, Pendiri Microsoft, Bill Gates, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatannya yang kembali terseret dalam dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein yang dirilis oleh U.S. Department of Justice (DOJ). Gates menolak seluruh tuduhan yang muncul, menyebut isi berkas sebagai “absurd dan sepenuhnya salah,” serta mengaku “merasa bodoh” dan menyesal setiap menit pernah mengenal Epstein.
Pernyataan tersebut disampaikan Gates dalam wawancara eksklusif dengan 9 News Australia, yang menjadi tanggapan publik pertamanya setelah rilis sebagian besar berkas yang memuat lebih dari jutaan halaman dokumentasi kasus Epstein.
Inti Pernyataan Gates
Dalam wawancara yang ditayangkan pada 4 Februari 2026, Gates menyatakan:
“Saya bodoh karena menghabiskan waktu bersamanya. Setiap menit yang saya habiskan dengannya, saya menyesal pernah mengenalnya.”
Gates mengakui bahwa keputusan awalnya untuk bertemu Epstein merupakan kesalahan, namun menegaskan bahwa pertemuan mereka tidak pernah berkaitan dengan perilaku terlarang atau tindakan kriminal apapun.
Bantahan Terhadap Tuduhan dalam Dokumen
Beberapa bagian dari dokumen yang dirilis DOJ memuat klaim-klaim yang menyebut Gates memiliki penyakit menular seksual (PMS) serta upaya rahasia untuk meminta antibiotik tanpa sepengetahuan mantan istrinya, Melinda French Gates — sebuah narasi yang Gates bantah sama sekali.
Gates menegaskan bahwa salah satu email draft kontroversial yang mencantumkan tuduhan ini tidak pernah dikirimkan kepadanya, melainkan ditulis oleh Epstein untuk dirinya sendiri. Menurut Gates, dokumen tersebut adalah upaya Epstein untuk memengaruhi opini publik dengan konten yang sepenuhnya salah.
Konteks Pertemuan dan Penjelasan Gates
Pertemuan antara Gates dan Epstein terjadi antara 2011 dan 2014, di mana Gates mengatakan bahwa motivasi awalnya untuk bertemu adalah hopeful networking untuk mendukung tujuan filantropi Gates Foundation pada isu kesehatan global.
Gates juga menegaskan:
- Ia hanya menghadiri jamuan makan malam dan pertemuan profesional.
- Tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein.
- Tidak pernah berhubungan dengan perempuan yang disebut dalam jaringan kejahatan Epstein.
Gates menggambarkan harapannya bahwa dengan lebih banyak fakta terungkap, akan semakin jelas bahwa kesalahannya hanyalah “percaya pada kemungkinan dukungan untuk filantropi” — dan bukan keterlibatan dalam perilaku kriminal yang dikaitkan dengan Epstein.
Reaksi Politik dan Publik
Isu ini semakin memanas setelah beberapa politisi AS, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat, menyerukan Gates untuk bersaksi di bawah sumpah mengenai keterkaitannya dengan kasus Epstein.
Sementara itu, tinggal menunggu respons lebih lanjut dari komunitas internasional dan publik global setelah pernyataan Gates ini dipublikasikan secara luas.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login