Ducati Umumkan Perpisahan Dengan Bagnaia, Pedro Acosta Rekan Baru Marc Marquez
Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography
Newestindonesia.co.id, Ducati resmi mengumumkan perpisahan dengan Francesco “Pecco” Bagnaia pada akhir musim MotoGP 2026. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang pembalap Italia itu bersama pabrikan asal Borgo Panigale yang telah berlangsung selama delapan musim.
Pengumuman resmi disampaikan Ducati melalui akun media sosial mereka pada Rabu (24/6/2026). Dalam unggahannya, Ducati menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama Bagnaia.
“Jalan yang berbeda, tantangan baru, namun betapa indahnya perjalanan penuh emosi yang kita lalui bersama. Pecco dan Ducati akan berpisah pada akhir musim MotoGP 2026,” tulis Ducati.
Perpisahan ini menjadi salah satu momen paling penting dalam bursa transfer MotoGP menjelang musim 2027. Bagnaia merupakan salah satu pembalap tersukses dalam sejarah modern Ducati dan berperan besar membawa tim kembali mendominasi kelas premier dalam beberapa musim terakhir.
Pedro Acosta Resmi Direkrut Ducati untuk Dua Musim
Tak lama setelah mengumumkan kepergian Bagnaia, Ducati langsung mengonfirmasi sosok penggantinya.
Pabrikan Italia tersebut resmi mengikat Pedro Acosta dengan kontrak berdurasi dua tahun untuk memperkuat Ducati Lenovo Team mulai MotoGP 2027. Dengan demikian, pembalap muda asal Spanyol itu akan menjadi rekan setim baru Marc Marquez.
Langkah Ducati merekrut Acosta menunjukkan komitmen mereka dalam membangun proyek jangka panjang. Rider yang baru berusia 22 tahun itu dinilai sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di MotoGP saat ini.
Musim 2026 menjadi bukti perkembangan pesat Acosta. Hingga pertengahan musim, ia mampu bersaing di papan atas klasemen dan beberapa kali naik podium, meski masih membela KTM.
Marc Marquez Dapat Rekan Setim Baru
Kedatangan Acosta membuat Ducati memiliki duet pembalap Spanyol untuk musim 2027 dan 2028.
Acosta akan mendampingi Marc Marquez yang sebelumnya telah memperpanjang kontraknya bersama Ducati hingga akhir musim 2028. Kontrak baru tersebut diumumkan Ducati sehari sebelum pengumuman transfer Acosta.
Kolaborasi Marquez dan Acosta diprediksi menjadi salah satu pasangan paling kuat di MotoGP. Keduanya sama-sama dikenal agresif di lintasan dan memiliki reputasi sebagai pembalap dengan kemampuan balap yang sangat kompetitif.
Bagi Ducati, kombinasi pengalaman Marquez dan talenta muda Acosta dianggap sebagai fondasi penting untuk menghadapi era regulasi baru MotoGP yang akan dimulai pada 2027.
Warisan Besar Bagnaia untuk Ducati
Meski berpisah, nama Francesco Bagnaia akan tetap tercatat sebagai salah satu legenda Ducati.
Selama membela tim pabrikan Italia tersebut, Bagnaia berhasil membawa Ducati meraih berbagai prestasi penting, termasuk mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia pembalap MotoGP pada 2022. Ia juga menjadi simbol kebangkitan Ducati di era modern MotoGP.
Dalam delapan tahun kebersamaannya bersama Ducati, Bagnaia mencatat puluhan podium dan kemenangan, menjadikannya salah satu pembalap paling sukses yang pernah membela tim merah asal Bologna tersebut.
Era Baru Ducati Dimulai
Keputusan melepas Bagnaia dan merekrut Acosta menandai dimulainya era baru Ducati.
Dengan Marc Marquez yang telah dipastikan bertahan hingga 2028 dan Pedro Acosta yang datang sebagai investasi masa depan, Ducati menunjukkan arah baru dalam strategi pembalap mereka untuk menghadapi persaingan MotoGP beberapa tahun ke depan.
Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana duet Marquez-Acosta akan tampil bersama pada MotoGP 2027, sekaligus ke mana Francesco Bagnaia akan melanjutkan kariernya setelah meninggalkan tim yang telah dibelanya selama delapan musim terakhir.
(DAW)