Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Super Flu Ramai Dibicarakan, Menkes Ungkap Perbedaannya Dengan COVID-19

Foto: iStock/ezperklauzen (Ilustrasi)

Newestindonesia.co.id, Fenomena yang kini ramai dibicarakan di masyarakat, yakni fenomena super flu, muncul lagi di tengah meningkatnya kasus influenza di banyak negara. Beberapa media bahkan melaporkan lonjakan drastis kasus flu ini di Amerika Serikat, Inggris, hingga Asia.

Namun, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin tegas menegaskan bahwa varian influenza yang kerap disebut super flu tidak lebih mematikan dari COVID-19 dan tidak menunjukkan tingkat fatalitas yang sama dengan pandemi SARS-CoV-2 yang melanda dunia sejak 2019.

“Ini bukan virus yang mematikan seperti COVID-19 … ini adalah flu biasa, Influenza H3N2,” ujar Menkes kepada wartawan di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Apa Itu ‘Super Flu’ dan Kenapa Disebut “Super”?

Istilah super flu umumnya merujuk pada virus Influenza A tipe H3N2 subclade K, yang mulai ramai dibicarakan karena peningkatan kasus di berbagai negara serta gejalanya yang terkadang lebih berat dibandingkan flu musiman biasa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bukan virus baru — Menurut Kemenkes, virus ini sejatinya merupakan varian dari influenza musiman yang sudah dikenal lama di dunia medis, sama halnya seperti varian COVID-19 (misalnya Omicron atau Delta) muncul dari virus lama.
– Disebut “super” oleh publik karena tingkat penularannya yang cepat dan luas, bukan karena lebih mematikan.

Gejala yang dilaporkan juga serupa dengan flu biasa, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan dan nyeri otot, meskipun pada beberapa kasus gejala dapat terasa berat.

Situasi di Indonesia dan Kasus Terkini

Per akhir Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat sudah ada 62 kasus super flu subclade K di beberapa provinsi Indonesia, termasuk Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat, namun tren penyebarannya di dalam negeri belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Baca juga:  Saham AS Menguat, Investor Balik ke Teknologi AI Di Tengah Risiko Tarif & Iran

Selain itu, otoritas kesehatan juga melaporkan bahwa gejala yang ditimbulkan cenderung serupa dengan flu musiman biasa dan belum ada bukti peningkatan kasus yang berarti pada indikator penyakit pernapasan berat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lebih Parah dari COVID-19? Fakta vs Misinformasi

Di tengah perbincangan publik, sejumlah klaim di media sosial menyebut super flu lebih berbahaya dari COVID-19. Namun, cek fakta yang dilakukan media terpercaya menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Pakar kesehatan menekankan bahwa meskipun beberapa pasien mungkin merasakan gejala flu yang berat, super flu tidak memiliki sifat endemik atau tingkat kematian yang mendekati apa yang terlihat pada fase awal pandemi COVID-19.

Perbandingan dengan COVID-19

AspekSuper Flu (H3N2 subclade K)COVID-19 (SARS-CoV-2)
StatusVarian influenza musimanVirus penyebab pandemi global
Tingkat fatalitasSerupa dengan flu biasaLebih tinggi terutama sebelum vaksin tersedia
PenularanCepat, tapi umumCepat dan dapat menyebabkan wabah besar
Respons imunBanyak orang sudah kebal sebagianOrang bisa terinfeksi berulang

Menurut pemerintah, langkah pencegahan yang efektif tetap sama: vaksinasi influenza, menjaga kebersihan, dan menjaga sistem imun tubuh.

Pesan Menteri Kesehatan untuk Masyarakat

Menkes mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap waspada melalui:

Advertisement. Scroll to continue reading.

• Menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, istirahat cukup, serta olahraga rutin.
• Vaksinasi influenza tahunan terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak kecil, dan mereka dengan penyakit kronis.

“Kalau sampai tertular, efeknya seperti flu pada umumnya dan bisa sembuh jika imunitas baik,” tambah Menkes.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca juga:  Kondisi Ketika Amerika Serikat 'Government Shutdown', 6.000 Penerbangan Ditunda
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit dan puskesmas yang terdampak bencana di wilayah Sumatera kini telah kembali beroperasi secara penuh. Pemulihan layanan kesehatan tersebut...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Rapper terkenal Amerika Serikat, Kanye West, yang kini menggunakan nama Ye, diperintahkan membayar ganti rugi sebesar 140.000 dolar AS atau sekitar Rp2,2 miliar...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Banyak orang pernah mengalami sensasi aneh saat hampir tertidur: tubuh tiba-tiba tersentak, seperti terjatuh dari ketinggian, lalu langsung terbangun dengan rasa kaget. Fenomena...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum dialami masyarakat di seluruh dunia. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Parlemen Korea Selatan pada Kamis (12/3/2026) mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pemerintah mengelola komitmen investasi sebesar $350 Miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.425...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Koalisi jaksa agung dari 17 negara bagian Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kebijakan baru yang mewajibkan perguruan tinggi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Isu mengenai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut tewas atau terluka ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut menyebar luas di tengah meningkatnya...

Olahraga

Newestindonesia.co.id, Pertandingan menarik akan tersaji dalam lanjutan Liga Champions UEFA ketika Newcastle United menghadapi Barcelona pada Rabu, 11 Maret 2026 dini hari WIB. Laga...

Advertisement