Newestindonesia.co.id, Doris Fisher, salah satu pendiri perusahaan ritel mode global Gap Inc., meninggal dunia pada usia 94 tahun. Fisher mengembuskan napas terakhir pada Sabtu waktu setempat di San Francisco, Amerika Serikat, didampingi keluarga besarnya. Kabar duka tersebut dikonfirmasi pihak Gap pada Senin (4/5/2026).
Doris Fisher dikenal sebagai sosok penting di balik lahirnya Gap pada 1969 bersama sang suami, Donald Fisher. Dari sebuah toko kecil di Ocean Avenue, San Francisco, pasangan ini membangun kerajaan bisnis fesyen yang kemudian berkembang menjadi salah satu brand pakaian kasual paling berpengaruh di dunia.
Awalnya, toko pertama Gap hanya menjual celana jeans Levi’s dan kaset musik. Namun konsep pakaian kasual sederhana yang dekat dengan gaya hidup anak muda Amerika kala itu berhasil menarik perhatian pasar. Dalam beberapa dekade, Gap berkembang pesat dan melahirkan berbagai merek besar seperti Banana Republic, Old Navy, hingga Athleta. Saat ini, Gap Inc. memiliki ribuan toko di berbagai negara dengan penjualan global mencapai lebih dari US$15 miliar per tahun.
Doris Fisher memegang peran utama dalam arah kreatif perusahaan. Ia bertanggung jawab pada merchandising dan pengembangan gaya produk selama hampir 40 tahun, sementara Donald Fisher fokus pada sisi bisnis dan ekspansi perusahaan.
Menariknya, nama “Gap” disebut berasal dari ide Doris Fisher sendiri. Nama tersebut diambil dari istilah “generation gap” atau kesenjangan generasi, yang kala itu menggambarkan perbedaan budaya antara generasi muda dan orang tua di Amerika Serikat.
CEO dan Presiden Gap Inc., Richard Dickson, mengenang Doris Fisher sebagai figur visioner yang membawa perubahan besar dalam industri fashion Amerika.
“Tidak ada yang bisa menyamai Doris Fisher. Ia adalah sosok orisinal sejati,” kata Dickson dalam pernyataannya dikutip melalui ABC News, Selasa (5/5/2026).
Ia juga menyebut Doris sebagai perempuan pelopor dalam dunia bisnis pada era ketika kepemimpinan perempuan masih jarang ditemukan di industri retail.
Selain sukses di dunia mode, Doris Fisher dikenal aktif dalam kegiatan filantropi. Bersama keluarganya, ia menyumbangkan lebih dari 1.100 karya seni modern kepada San Francisco Museum of Modern Art pada 2009, yang menjadi salah satu donasi seni terbesar di Amerika Serikat.
Doris juga aktif mendukung pendidikan bagi siswa kurang mampu melalui jaringan sekolah charter KIPP. Ia duduk di dewan organisasi tersebut dan terlibat dalam berbagai program sosial untuk memperluas akses pendidikan di Amerika.
Lahir di San Francisco pada 1931 dengan nama Doris Feigenbaum, ia merupakan lulusan ekonomi dari Stanford University pada 1953.
Doris Fisher meninggalkan tiga putra, 10 cucu, dan 13 cicit. Warisan yang ia bangun melalui Gap tidak hanya mengubah industri fashion Amerika, tetapi juga membentuk budaya pakaian kasual modern yang kini mendunia.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


