Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Pendapatan Naik, Belanja Melonjak: APBN Defisit Rp240,1 Triliun Hingga Maret 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (26/9/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Newestindonesia.co.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Nilai tersebut setara dengan sekitar 0,92–0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin, 6 April 2026.

“APBN per 31 Maret 2026 mencatatkan defisit Rp240,1 triliun,” ujar Purbaya dikutip melalui MetroTVNews.

Meski mengalami defisit, pemerintah memastikan kondisi fiskal masih terkendali. Rasio defisit terhadap PDB dinilai tetap berada dalam batas aman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Walau begitu, otoritas fiskal memastikan rasio kerentanan tersebut tetap berada pada batas aman di level 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB),” jelasnya.

Pendapatan Negara Tumbuh Dua Digit

Dari sisi pendapatan, pemerintah mencatat kinerja positif. Hingga akhir Maret 2026, pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Peningkatan ini terutama ditopang oleh penerimaan perpajakan yang melonjak signifikan.

“Akselerasi pendapatan kas negara ini disumbang secara mayoritas oleh kinerja sektor perpajakan yang melesat 20,7 persen (yoy) dengan torehan angka mencapai Rp394,8 triliun,” ungkap Purbaya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Belanja Negara Melonjak 31,4 Persen

Di sisi lain, belanja negara tumbuh jauh lebih tinggi dibanding pendapatan. Hingga Maret 2026, realisasi belanja mencapai Rp815,0 triliun atau meningkat 31,4 persen secara tahunan.

Jumlah tersebut setara dengan 21,2 persen dari total pagu APBN 2026.

“Pemerintah tercatat telah merealisasikan dana sebesar Rp815,0 triliun, setara dengan 21,2 persen dari total APBN 2026,” kata Purbaya.

Lonjakan belanja ini menjadi faktor utama yang mendorong defisit anggaran pada awal tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

PNBP Tertekan, Dipengaruhi Migas dan Dividen BUMN

Sementara itu, kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami tekanan. Hingga kuartal I-2026, realisasi PNBP tercatat Rp112,1 triliun atau turun 3 persen secara tahunan.

Baca juga:  Update Harga Emas Antam: Pegadaian Catat Rp2.863.000 Per Gram

Penurunan ini dipicu oleh kondisi sektor migas serta perubahan kebijakan dividen BUMN.

“Pelemahan tersebut dipicu oleh tertekannya harga dan volume lifting migas, serta ketiadaan setoran dividen interim dari BUMN,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah menilai realisasi PNBP masih berada dalam jalur yang sesuai target.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Inflasi Terkendali, Jadi Penopang Ekonomi

Di tengah defisit APBN, pemerintah menilai stabilitas ekonomi tetap terjaga. Salah satunya tercermin dari inflasi yang masih berada dalam rentang target.

“Inflasi konsisten dalam rentang target, ini mencerminkan efektivitas koordinasi kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga daya beli masyarakat,” kata Purbaya.

Ia menambahkan, kondisi inflasi yang terkendali memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih ekspansif tanpa tekanan harga berlebih.

Defisit Masih Sesuai Desain APBN

Sebagai perbandingan, pada Februari 2026 defisit APBN tercatat Rp135,7 triliun atau 0,53 persen PDB.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan demikian, pelebaran defisit hingga Maret menunjukkan percepatan belanja pemerintah di awal tahun, namun masih dalam koridor yang direncanakan.

Pemerintah sebelumnya juga menegaskan bahwa defisit APBN 2026 tetap dijaga di bawah ambang batas 3 persen PDB, sesuai ketentuan fiskal nasional.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan permintaan maaf kepada para investor dan manajer investasi global saat melakukan pertemuan di Singapura....

Finansial

Newestindonesia.co.id, Peluang kerja kembali dibuka oleh Oppa Coin untuk masyarakat yang sedang mencari pekerjaan di wilayah Bali. Melalui banner rekrutmen yang beredar, Oppa Coin...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Dalam kehidupan rumah tangga, persoalan keuangan sering menjadi salah satu aspek paling sensitif. Tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyangkut kepemilikan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp2 triliun per hari untuk membantu Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Advertisement