Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Kenapa Pekerja Memilih Resign Dari Perusahaan Besar? Ini Alasannya!

Foto: Freepik

Newestindonesia.co.id, Banyak orang berpikir bekerja di perusahaan besar adalah impian semua orang. Fasilitas lengkap, gaji kompetitif, dan jenjang karier yang jelas sering kali menjadi daya tarik utama.

Namun, tidak sedikit pekerja yang justru memilih resign dari perusahaan besar. Lalu, kenapa ini bisa terjadi? Apakah benar karena tekanan kerja yang tinggi? Artikel ini akan membahas berbagai alasan umum mengapa karyawan meninggalkan perusahaan besar, lengkap dengan faktor-faktor yang memengaruhinya.

1. Tekanan Kerja yang Tinggi

Salah satu alasan utama pekerja resign dari perusahaan besar adalah tingginya tekanan kerja. Tuntutan untuk selalu produktif, mencapai target, dan bersaing dengan rekan kerja bisa menjadi beban mental yang berat. Dalam lingkungan yang sangat kompetitif, banyak pekerja merasa burnout atau kelelahan mental dan fisik, hingga akhirnya memilih untuk berhenti demi kesehatan mereka.

2. Kurangnya Work-Life Balance

Meski perusahaan besar sering menawarkan berbagai tunjangan, banyak pekerja merasa tidak punya cukup waktu untuk diri sendiri atau keluarga. Lembur yang terus-menerus, rapat di luar jam kerja, dan budaya hustle membuat work-life balance terganggu. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu stres kronis dan keinginan untuk mencari lingkungan kerja yang lebih sehat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

3. Tidak Sesuai dengan Nilai Pribadi

Perusahaan besar umumnya memiliki struktur, sistem, dan budaya kerja yang sudah terbentuk kuat. Sayangnya, ini tidak selalu cocok dengan nilai-nilai pribadi karyawan. Misalnya, seseorang yang menjunjung tinggi kreativitas bisa merasa terkekang di sistem kerja yang terlalu birokratis. Ketidaksesuaian ini sering membuat karyawan merasa tidak berkembang dan akhirnya memilih resign.

4. Minimnya Pengakuan dan Apresiasi

Bekerja di perusahaan besar berarti menjadi bagian dari tim besar juga. Dalam situasi seperti ini, sering kali kontribusi individu tidak terlihat atau diapresiasi secara langsung. Kurangnya pengakuan atas kerja keras dapat menyebabkan karyawan merasa tidak dihargai, yang kemudian menurunkan motivasi dan loyalitas.

Baca juga:  Begini Peran Pekerja Publisher, Simak Selengkapnya!

5. Karier yang Terasa Stagnan

Meskipun perusahaan besar memiliki jenjang karier yang jelas, kenyataannya tidak semua orang mendapat kesempatan naik jabatan. Proses promosi yang rumit, politik kantor, atau ketatnya persaingan bisa membuat karyawan merasa kariernya mandek di tempat. Banyak yang kemudian memilih untuk resign demi peluang lebih baik di tempat lain.

6. Ingin Berwirausaha atau Mencoba Hal Baru

Tak sedikit pula karyawan perusahaan besar yang akhirnya memilih untuk membangun bisnis sendiri atau mengejar passion yang berbeda. Dengan pengalaman dan modal yang cukup, mereka merasa lebih siap mengambil risiko untuk mengejar kebebasan dan kepuasan pribadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kesimpulan

Keputusan resign dari perusahaan besar bukanlah hal yang terjadi tanpa alasan. Meskipun dari luar terlihat menjanjikan, tekanan kerja, kurangnya apresiasi, dan ketidaksesuaian budaya bisa menjadi pemicu utama. Setiap orang memiliki prioritas dan nilai hidup yang berbeda, dan terkadang, resign justru menjadi langkah terbaik demi kebahagiaan dan kesehatan mental.

Sumber: Berbagai sumber, editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp54,57 miliar bagi korban bencana di sejumlah wilayah di Sumatera. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat langsung dihentikan apabila dapur...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah mengklaim kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mampu memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran negara, khususnya dalam menekan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap stabil di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah yang memicu...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah resmi membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal 50 liter per hari. Kebijakan ini mulai berlaku...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, di tengah beredarnya isu penyesuaian harga menjelang April...

Finansial

Newestindonesia.co.id, PT Pegadaian resmi memperluas jangkauan bisnisnya ke pasar internasional dengan membuka kantor cabang luar negeri pertama di Dili, Timor Leste. Langkah ini dilakukan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan program pasar murah bagi masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Teddy...

Advertisement