Newestindonesia.co.id, Meta, konglomerat teknologi pemilik Facebook yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg, telah menandatangani beberapa kesepakatan besar untuk memasok energi nuklir yang diperlukan guna mengoperasikan pusat data kecerdasan buatan (AI) skala besar di Amerika Serikat.
Perusahaan ini mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan tiga perusahaan pembangkit tenaga nuklir — TerraPower, Oklo, dan Vistra — untuk menyediakan listrik bersih yang dapat diandalkan. Total energi yang dijanjikan melalui kesepakatan ini dapat mencapai 6,6 gigawatt (GW) pada tahun 2035, cukup untuk memasok listrik bagi jutaan rumah di AS.
Inisiatif Energi Nuklir untuk AI
Dilansir melalui Associated Press (11/1), Kesepakatan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pusat data AI Meta, khususnya proyek besar bernama Prometheus, yang sedang dibangun di New Albany, Ohio. Pusat data ini diperkirakan akan memiliki kapasitas sekitar 1 gigawatt dan mulai beroperasi sekitar 2026.
Meta menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya menyediakan energi bersih dan andal, tetapi juga memperkuat rantai pasokan nuklir di AS serta menciptakan lapangan kerja untuk pembangunan dan pengoperasian fasilitas pembangkit tenaga nuklir.
Detail Kesepakatan dengan Para Mitra
TerraPower
Meta akan memberikan pendanaan untuk mendukung pembangunan dua unit reaktor Natrium yang masing-masing menghasilkan hingga 690 megawatt (MW), dengan target operasional paling cepat pada 2032. Meta juga mendapatkan hak pasokan energi dari enam unit tambahan yang direncanakan hingga 2035, dengan total sekitar 2,1 GW.
Vistra
Meta akan membeli lebih dari 2,1 GW listrik dari tiga pembangkit nuklir Vistra yang beroperasi — termasuk Beaver Valley di Pennsylvania serta Davis-Besse dan Perry di Ohio — termasuk dari upaya perluasan kapasitas fasilitas tersebut.
Oklo
Kerja sama dengan Oklo, sebuah perusahaan nuklir maju, akan membantu membangun power campus berkapasitas 1,2 GW di Pike County, Ohio yang mendukung kebutuhan pusat data Meta di wilayah itu.
Dampaknya Terhadap Jaringan Listrik Regional
Kesepakatan ini muncul di tengah tekanan terhadap jaringan listrik di wilayah mid-Atlantic AS (termasuk Ohio dan Pennsylvania) akibat meningkatnya permintaan dari perusahaan teknologi besar yang membangun pusat data besar. Para ahli memperingatkan bahwa tanpa sumber energi baru yang stabil, biaya listrik bisa meningkat bagi konsumen di wilayah itu.
Langkah Berkelanjutan di Energi Bersih
Inisiatif ini menunjukkan komitmen Meta untuk mengamankan pasokan energi bersih dalam jangka panjang di tengah permintaan yang terus meningkat dari teknologi AI, sekaligus mendukung pengembangan teknologi nuklir canggih seperti reaktor modular kecil yang dianggap lebih fleksibel dan aman.
Editor: DAW



