Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Anthropic Gugat Pentagon, Ini Fakta Di Balik Konflik AI Dan Militer AS

Foto: Chesnot/Getty Images

Newestindonesia.co.id, Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, Anthropic, resmi menggugat Departemen Pertahanan AS (Pentagon) setelah pemerintah memberi label “risiko rantai pasok” terhadap perusahaan tersebut.

Gugatan ini menjadi babak terbaru dalam konflik antara pemerintah AS dan salah satu perusahaan AI terkemuka dunia, di tengah meningkatnya dorongan penggunaan teknologi AI dalam sektor militer.

Menurut laporan CNN, Anthropic mengajukan gugatan terhadap Pentagon dan sejumlah lembaga federal lainnya menyusul keputusan pemerintah yang dinilai merugikan bisnis dan reputasi perusahaan.

Kronologi Sengketa

Konflik bermula ketika Pentagon menetapkan Anthropic sebagai “supply chain risk” atau risiko dalam rantai pasokan—label yang biasanya diberikan kepada entitas yang dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Akibatnya, perusahaan tersebut praktis diblokir dari berbagai kontrak dan kerja sama dengan lembaga pemerintah AS.

Anthropic menilai langkah tersebut tidak berdasar dan melampaui kewenangan hukum pemerintah.

“Penetapan ini melanggar hak konstitusional perusahaan,” demikian inti gugatan yang diajukan Anthropic.

Alasan Gugatan Anthropic

Anthropic menyebut keputusan pemerintah sebagai bentuk “retaliasi” atas sikap mereka yang menolak penggunaan teknologi AI untuk tujuan tertentu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Secara khusus, perusahaan menolak:

  • Penggunaan AI untuk senjata otonom
  • Penggunaan AI untuk pengawasan massal terhadap warga sipil

Dua batasan tersebut menjadi titik konflik utama dalam negosiasi kontrak dengan Pentagon.

CEO Anthropic, Dario Amodei, sebelumnya menegaskan bahwa teknologi AI saat ini belum aman untuk digunakan dalam konteks militer ekstrem.

Sikap Pemerintah AS

Di sisi lain, Pentagon mempertahankan keputusannya dengan alasan keamanan nasional.

Pemerintah menilai pembatasan yang diterapkan Anthropic justru bisa menghambat operasi militer dan berpotensi menimbulkan risiko strategis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam dokumen pengadilan, pemerintah juga menyatakan bahwa sengketa ini lebih merupakan masalah kontrak, bukan pelanggaran kebebasan berpendapat.

Baca juga:  Ngaku Wartawan, Dua Pria Peras Anggota DPRD Gunungsitoli Rp40 Juta, Berakhir Ditangkap Polisi

Dampak Besar ke Industri AI

Label “risiko rantai pasok” memiliki konsekuensi serius:

  • Perusahaan kehilangan peluang kontrak pemerintah
  • Mitra bisnis dapat dipaksa menghentikan kerja sama
  • Potensi kerugian mencapai miliaran dolar

Analis industri bahkan menyebut keputusan ini dapat mengguncang ekosistem AI secara global.

“Dampaknya bisa menjalar ke seluruh bisnis Anthropic,” kata analis Wedbush, Dan Ives.

Perebutan Dominasi AI

Kasus ini juga mencerminkan persaingan ketat antar perusahaan AI dalam mendapatkan kontrak pemerintah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara Anthropic menghadapi tekanan, perusahaan lain seperti OpenAI dan Google justru disebut lebih terbuka terhadap kerja sama militer.

Konflik ini menyoroti dilema besar dalam industri teknologi:
antara inovasi, etika, dan kepentingan keamanan nasional.

Proses Hukum Berlanjut

Anthropic kini menempuh jalur hukum untuk:

  • Membatalkan label “risiko keamanan”
  • Memulihkan reputasi bisnis
  • Menghentikan pembatasan kerja sama dengan pemerintah

Sidang terkait kasus ini dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat di pengadilan federal AS.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Nama Dr. Lita Gading kembali menjadi sorotan publik setelah mengambil langkah berani dengan menggugat kebijakan pensiunan anggota DPR yang diberikan seumur hidup. Gugatan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sengkarut pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung berbuntut panjang. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Bali periode 2019–2024, I Made...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polda Sumatera Utara menetapkan mantan Kepala Unit BNI Aek Nabara berinisial AH sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaat gereja dengan nilai...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polrestabes Semarang membekuk tiga orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat total...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pernikahan Bill Gates dan Melinda French Gates yang berlangsung selama 27 tahun berakhir setelah berbagai ujian, salah satunya terkait perselingkuhan. Dikutip dari laporan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan informasi yang menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana...

Musik

Newestindonesia.co.id, Musisi senior Keenan Nasution bersama Rudi Pekerti resmi mencabut permohonan kasasi terkait sengketa hak cipta lagu Nuansa Bening yang sebelumnya diajukan ke Mahkamah...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Industri kopi di Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan menjamurnya coffee shop modern yang menawarkan pengalaman minum kopi yang praktis,...

Advertisement