Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Tragis! Tak Dibelikan Alat Tulis, Anak 10 Tahun Di NTT Gantung Diri Di Kebun Nenek

Tulisan tangan anak SD inisial YBR sebelum gantung diri. Foto: Istimewa

Newestindonesia.co.id – Ngada, Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar berinisial YBR (10) ditemukan tewas menggantung di sebuah pohon cengkih di kebun milik neneknya di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 29 Januari 2026. Peristiwa tragis yang menimpa bocah berusia 10 tahun ini menggegerkan warga dan menjadi sorotan nasional karena diduga dipicu oleh kekecewaan setelah permintaan sederhana tak terpenuhi.

Temuan di Lokasi Kejadian

Korban ditemukan tergantung di pohon cengkih yang tingginya sekitar 15 meter, dengan tali yang terikat sekitar lima meter dari tanah. Lokasi kejadian hanya sekitar tiga meter dari pondok tempat korban tinggal bersama sang nenek.

“Polisi datang evakuasi, kondisinya sudah tidak ada napas,” ujar Camat Jerebuu, Bernardus H. Tage, kepada wartawan dikutip melalui detikBali.

Saat kejadian, sang nenek tidak berada di pondok. Ia diketahui menginap di rumah tetangga untuk membantu memecahkan kemiri. Penemuan jenazah dilakukan oleh seorang tetangga yang hendak memberi tahu sang nenek tentang ternaknya dan justru menemukan YBR telah tergantung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Surat Wasiat yang Mengusik Hati

Saat proses evakuasi, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh YBR sendiri. Dalam surat itu, korban menyampaikan kekecewaan terhadap ibunya yang disebutnya “pelit sekali,” sekaligus salam perpisahan. Surat itu ditulis dalam Bahasa daerah Bajawa dan disertai gambar seorang anak menangis.

Isi sebagian surat yang berhasil diidentifikasi antara lain:

“Mama Galo Zee (Mama pelit sekali)… Mama baik sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis…”

Kepala Seksi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R. Pissort, membenarkan keaslian surat itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis,” ujarnya.

Baca juga:  Kemenhut Ungkap Gelondongan Kayu Di Lampung Bukan Dari Banjir, Terus Dari Mana?

Dipicu Kecewa Tak Dibelikan Buku dan Pulpen

Pemicunya diduga sederhana namun memilukan. Menurut Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, pada malam sebelum kejadian, YBR sempat menginap di rumah ibunya dan meminta uang untuk membeli buku tulis dan pulpen untuk sekolah. Permintaan itu tidak dapat dipenuhi karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit.

“Ia meminta uang untuk buku dan pulpen sebelum meninggal,” jelas Dion.

Kondisi Sosial-Ekonomi Keluarga

Dion Roa menjelaskan bahwa kondisi keluarga YBR memang dalam tekanan ekonomi. Ibu korban adalah seorang orang tua tunggal dan harus membiayai lima anak setelah berpisah dengan ayah YBR sekitar sepuluh tahun lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Hidupnya susah,” kata Dion.

Selama ini, YBR tinggal bersama sang nenek yang berusia lanjut di sebuah pondok kecil. Rumah sang ibu sendiri berada di desa tetangga, sehingga hubungan dan komunikasi keluarga cukup terbatas.

Respons Publik dan Pemerintah

Kasus ini kemudian memicu perhatian publik hingga ke tingkat nasional. Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, meminta aparat pemerintah daerah dan warga untuk lebih peka terhadap kondisi ekonomi keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan dasar anak-anak mereka. Ia menekankan pentingnya pelaporan dini masalah pendidikan dan kebutuhan anak, agar bantuan yang tepat dapat segera disampaikan.

Pakar pendidikan dari Universitas Gadjah Mada juga ikut angkat suara. Prof. Agus Sartono, MBA mengkritik implementasi data sosial ekonomi yang seharusnya memastikan anak-anak yang berhak mendapat bantuan pendidikan seperti KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan bantuan sosial lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Catatan Kepada Pembaca

Kasus ini menjadi pengingat atas kompleksitas persoalan yang dapat dialami anak sebagai akibat dari tekanan ekonomi dan sosial. Bila pembaca atau siapa pun merasakan gejala depresi atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti psikolog atau layanan kesehatan mental yang dapat membantu.

Baca juga:  Pria ODGJ Telanjang Di Sekolah Parepare, Diberi Pakaian Dan Dirujuk Ke RSUD Andi Makkasau

(DAW)

Catatan: Artikel ini hanya untuk mengedukasi atau publikasi belaka, Bilamana kamu memiliki gangguan psikologis, silahkan untuk melakukan konsultasi dengan Psikolog.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengungkap fakta baru yang memilukan dalam kasus pencabulan dan penyekapan seorang siswi SMP berinisial SHR di...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah menghadapi ancaman pemberhentian akibat kebijakan pembatasan belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial NL (39), warga Desa Totok, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), diringkus pihak kepolisian setelah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban berinisial STN (14) diduga dibunuh...

Regional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca resmi untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada periode 26–28 Februari 2026. Pemerhati cuaca...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTT, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu menetapkan penyanyi jebolan Indonesian Idol, Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota alias...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu malam, 15 Februari...

Regional

Newestindonesia.co.id, Menurut prakiraan cuaca dari BMKG untuk daerah seperti Kuta, Bali, kondisi cuaca awal periode 6 Februari hingga 8 Februari 2026 diperkirakan akan didominasi...

Advertisement