Tragis! Bidan RSUD Besuki Diduga Dibunuh Suami Sendiri, Pelaku Datangi Polda Jatim

pembunuhan-bidan-situbondo-1780829804314_169

Foto: Dok. Istimewa

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan yang menimpa seorang bidan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggemparkan masyarakat. Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Devi (34), seorang tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Besuki. Ia ditemukan meninggal dunia di sebuah saluran drainase di wilayah Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Pelaku dalam kasus ini ternyata merupakan suami korban sendiri, Ahmad Rizky Hidayaturrahman (32). Setelah diduga menghabisi nyawa istrinya, pelaku menyerahkan diri kepada pihak kepolisian dan mengakui perbuatannya. Polisi kini masih mendalami motif pasti di balik aksi pembunuhan tersebut yang sementara diduga dipicu rasa cemburu dan sakit hati.

Penemuan Jasad Korban Gegerkan Warga

Peristiwa ini bermula ketika warga menemukan jasad seorang perempuan di saluran air atau drainase di kawasan Pantura Situbondo pada Sabtu malam. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Petugas dari Polsek Banyuglugur bersama Tim Inafis Polres Situbondo segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah proses identifikasi, korban diketahui merupakan Murtafia Rafika Devi, warga Kecamatan Besuki yang sehari-hari bekerja sebagai bidan di RSUD Besuki.

Kapolsek Banyuglugur AKP Teguh Santoso membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

“Benar. Ditemukan tadi malam di sebuah drainase,” kata Teguh Santoso, dikutip melalui detikNews, Senin (8/6/2026).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk menjalani proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Kasus ini mulai menemukan titik terang setelah seorang pria mendatangi Polda Jawa Timur dan mengaku telah membunuh istrinya. Pengakuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang diberikan pelaku, polisi bergerak menuju lokasi yang disebutkan dan menemukan jasad korban di drainase Desa Kalianget. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  Pilu! Gajah Sumatera Ditemukan Mati Pascabanjir Di Pidie Jaya Aceh

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Selimat menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi setelah menerima informasi adanya seseorang yang menyerahkan diri dan mengaku telah membunuh istrinya.

“Awalnya kita dapat informasi ada seorang warga menyerahkan diri dan mengaku telah membunuh istrinya,” ujar AKP Selimat.

Menurutnya, tersangka tiba di Polres Situbondo pada Minggu pagi dan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Motif Diduga Karena Cemburu

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan aksi keji itu karena dilatarbelakangi rasa cemburu dan sakit hati terhadap korban.

AKP Selimat menegaskan bahwa pengakuan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyidikan. Aparat masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk memastikan akar permasalahan yang sebenarnya.

“Motifnya cemburu dan sakit hati terhadap istrinya. Kami masih melakukan pendalaman,” kata AKP Selimat.

Penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui hubungan rumah tangga korban dan pelaku sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Polisi Amankan Barang Bukti

Selain mengamankan pelaku, polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Salah satu barang bukti penting yang diamankan adalah batu yang diduga digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban.

Barang bukti tersebut kini sedang diperiksa secara forensik untuk memperkuat konstruksi perkara. Polisi juga menunggu hasil autopsi dari tim medis guna memastikan penyebab kematian korban dan memperjelas kronologi kejadian.

Korban Dikenal Sebagai Bidan Aktif

Murtafia Rafika Devi diketahui merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Besuki. Kepergiannya secara tragis meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.

Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Haryono, membenarkan bahwa korban merupakan salah satu bidan yang masih aktif bekerja di rumah sakit tersebut.

Baca juga:  Terduga Teroris Terafiliasi ISIS Di Gowa Sulsel Ditangkap!

Menurut informasi yang diterima pihak rumah sakit, korban bahkan masih menjalankan tugasnya pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia.

Kejadian ini membuat banyak rekan kerja korban merasa terpukul karena selama ini Murtafia dikenal sebagai sosok tenaga kesehatan yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Keluarga Korban Tidak Terima

Pihak keluarga korban mengaku sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa Murtafia. Mereka mengaku tidak ikhlas atas kematian korban yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.

Keluarga berharap proses hukum berjalan secara transparan dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku jika terbukti bersalah di pengadilan. Mereka juga meminta aparat kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas agar tidak menyisakan pertanyaan mengenai motif sebenarnya.

Penyidikan Terus Berlanjut

Saat ini Ahmad Rizky Hidayaturrahman telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk kepentingan penyidikan. Polisi masih mendalami berbagai aspek kasus, termasuk hubungan rumah tangga korban dan pelaku, kronologi lengkap kejadian, serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut.

Kasus pembunuhan bidan RSUD Besuki ini menjadi perhatian publik karena pelaku merupakan suami korban sendiri. Masyarakat kini menunggu hasil penyidikan lebih lanjut yang akan mengungkap secara jelas bagaimana tragedi tersebut terjadi serta apa motif sebenarnya di balik tindakan pelaku.

(DAW)