Polisi Tangkap Pria Penembak Mahasiswi Di Samarinda, Motif Asmara Mencuat

barang-bukti-penembakan-mahasiswi-di-samarinda-1781510560556_169

Barang bukti penembakan mahasiswi di Samarinda (Foto: dok. Istimewa)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Kasus kekerasan bermotif asmara kembali terjadi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Seorang mahasiswi berinisial LA (20) dilaporkan menjadi korban penembakan oleh seorang pria berinisial MZ (22). Pelaku diketahui merupakan mantan kekasih korban yang diduga tidak menerima keputusan terkait berakhirnya hubungan mereka.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di kawasan Jalan P Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 22.25 Wita. Akibat insiden ini, korban harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis akibat luka serius pada bagian kepala.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pengakuan antara pihak pelaku dan korban mengenai status hubungan mereka saat peristiwa terjadi. Pelaku bersikeras bahwa korban masih berstatus sebagai kekasihnya, sementara korban menegaskan sebaliknya.

“Dari keterangan pelaku, korban ini pacarnya, sementara dari korban mengatakan sudah putus,” kata Asriadi saat dikonfirmasi pada Selasa (16/6/2026) dikutip melalui detikKalimantan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun dari keterangan korban, insiden penembakan ini berlangsung sangat cepat. Malam itu, korban baru saja kembali ke rumah setelah menyelesaikan aktivitas perkuliahan.

Saat korban hendak memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah, tiba-tiba terdengar suara letusan senjata yang cukup nyaring. Seiring dengan suara tersebut, korban langsung merasakan rasa sakit yang hebat di bagian kepalanya hingga menyebabkannya terjatuh ke tanah.

Melihat kondisi korban yang terluka, pihak keluarga dan kerabat korban langsung bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu untuk ditindaklanjuti.

Pelaku Berhasil Ditangkap

Menindaklanjuti laporan dari pihak korban, aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, MZ berhasil dibekuk oleh petugas.

Baca juga:  Korupsi Gedung Pemkab Lamongan: KPK Tahan Satu Tersangka Lagi, Kerugian Negara Rp35,7 Miliar

Pelaku ditangkap pada Sabtu (13/6/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita, di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Polisi juga telah mengamankan barang bukti yang diduga kuat digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

Mengenai alasan pasti di balik tindakan nekat pelaku, pihak kepolisian sejauh ini masih merujuk pada dugaan awal terkait konflik hubungan asmara. Namun, pendalaman lebih lanjut kini tengah diserahkan ke tingkat polresta.

“Kemungkinan nggak terima diputusin, tapi kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan pelaku di Polresta Samarinda terkait motif sebenarnya,” ujar AKP Asriadi.

Saat ini, pelaku MZ telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Samarinda untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Sementara itu, korban dilaporkan masih mendapatkan pemantauan medis dan pemulihan akibat luka tembak serta trauma yang dialaminya.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement